Mohon tunggu...
Sucahya Tjoa
Sucahya Tjoa Mohon Tunggu... Saya seorang pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Saya seorang pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

IPv9 Tiongkok Menjadi Tantangan Bagi IP AS dan Barat

13 Desember 2018   20:21 Diperbarui: 13 Desember 2018   20:27 3131 1 1 Mohon Tunggu...
IPv9 Tiongkok Menjadi Tantangan Bagi IP AS dan Barat
Sumber: www.kunlunce.com

Sebelum membahas hal tersebut diatas, marilah mengetahui apa itu Internet Protocol (IP)?

Internet Protocol (IP) adalah set utama (atau protokol komunikasi) format pesan digital dan aturan untuk bertukar pesan antar komputer di satu jaringan atau serangkaian jaringan yang saling terhubung, menggunakan Internet Protocol Suite (sering disebut sebagai TCP / IP). Pesan dipertukarkan sebagai datagram, juga dikenal sebagai paket data atau hanya paket.

IP adalah protokol utama di Internet Layer Internet Protocol Suite, yang merupakan seperangkat protokol komunikasi terdiri dari empat lapisan abstraksi: lapisan tautan (terendah), lapisan Internet, lapisan transport, dan lapisan aplikasi (tertinggi). [protocols consisting of four abstraction layers: link layer (lowest), Internet layer, transport layer and application layer (highest)].

Tujuan utama dan tugas IP adalah pengiriman datagram dari host sumber (komputer sumber) ke host tujuan (menerima komputer) berdasarkan alamat mereka. Untuk mencapai hal ini, IP menyertakan metode dan struktur untuk menempatkan tag (informasi alamat, yang merupakan bagian dari metadata) di dalam datagram. Proses menempatkan tag ini di datagrams disebut enkapsulasi ( encapsulation).

Paket (datagram) hampir selalu dibagi menjadi beberapa bagian, tetapi setiap bagian berisi alamat penerima (host tujuan). Akhirnya, setiap bagian tiba di penerima, seringkali dengan rute yang berbeda dan pada waktu yang berbeda. Rute dan waktu ini juga ditentukan oleh Sistem Pos, yaitu IP.

Namun, Sistem Pos (dalam lapisan transportasi dan aplikasi) menempatkan semua potongan kembali bersama sebelum pengiriman ke penerima (host tujuan).

IP sebenarnya adalah protokol connectionless, yang berarti bahwa rangkaian ke penerima (host tujuan) tidak perlu diatur sebelum transmisi (oleh host sumber). Melanjutkan analogi, tidak perlu ada hubungan langsung antara alamat pengirim fisik pada letter/package dan alamat penerima sebelum letter/package yang dikirim.

Awalnya, IP adalah layanan datagram tanpa koneksi dalam program kontrol transmisi yang dibuat oleh Vint Cerf dan Bob Kahn pada tahun 1974. Ketika format dan aturan diterapkan untuk memungkinkan koneksi, Protokol Kontrol Transmisi berorientasi koneksi dibuat. Keduanya bersama-sama membentuk Internet Protocol Suite, sering disebut sebagai TCP/IP.

Internet Protocol versi 4 (IPv4) adalah versi utama pertama dari IP. Ini adalah protokol Internet yang dominan. Namun, IPv6 lebih aktif dan digunakan, dan penyebarannya meningkat di seluruh dunia.

Addressing dan routing adalah aspek IP yang paling kompleks. Namun, kecerdasan dalam jaringan terletak di node (titik interkoneksi jaringan) dalam bentuk router yang meneruskan datagram ke gateway yang dikenal berikutnya pada rute ke tujuan akhir. Router menggunakan protokol gateway interior (IGPs) atau protokol gateway eksternal (EGPs) untuk membantu membuat keputusan rute forwarding. Rute ditentukan oleh prefix dalam rute datagram. Karena itu, proses routing menjadi kompleks. Tetapi pada kecepatan cahaya (atau hampir seperti itu) kecerdasan routing menentukan rute terbaik, dan potongan datagram dan datagram semua akhirnya tiba di tempat tujuan mereka.

Berapa Harus Bayar Sewa IPv4 dan IPPv6

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
VIDEO PILIHAN