Mohon tunggu...
Maharani Putri
Maharani Putri Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Andalas

Saya seorang mahasiswa Sastra Indonesia yang masih belajar dalam menulis

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Cahaya Hati yang Terpisah: Air Mata di Ujung Sajadah

11 Januari 2024   08:31 Diperbarui: 11 Januari 2024   09:12 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Film. Sumber ilustrasi: PEXELS/Martin Lopez

Film "Air Mata di Ujung Sajadah," arahan Sutradara Key Mangunsong, adalah sebuah perjalanan emosional yang menggugah hati, mengisahkan tentang perjuangan seorang ibu, Aqilla, yang terpisah dari anaknya sejak lahir hingga usia tujuh tahun. Dengan pemain seperti Titi Kamal, Jenny Rachman, Fedi Nuril, dan Citra Kirana, film ini menghadirkan kisah yang memilukan dan penuh pelajaran.

Cerita dimulai dengan cinta Aqilla dan perjuangannya melawan rintangan yang datang dari keluarganya. Film menggambarkan bagaimana kebahagiaan pernikahan Aqilla hancur ketika suaminya meninggal dalam kecelakaan tragis. Puncaknya, ketika Aqilla kehilangan anaknya dan dipaksa untuk menjalani hidup tanpa cahaya kebahagiaan.

Keunggulan film ini terletak pada kemampuannya menyampaikan pelajaran berharga tentang pengorbanan, kekuatan hati seorang ibu, dan betapa pentingnya tidak menghakimi orang berdasarkan status sosial atau harta kekayaan. Pemeran-pemeran utama berhasil menggambarkan emosi yang mendalam, membawa penonton untuk ikut merasakan setiap peristiwa dalam hidup Aqilla.

Meski demikian, film ini memiliki kelemahan dalam penggunaan terlalu banyak musik pengiring, terutama pada momen dramatis. Hal ini terkadang memberikan kesan yang berlebihan dan mengurangi intensitas emosional adegan-adegan penting. Selain itu, beberapa dialog terkesan berusaha terlalu keras untuk menyelipkan kata-kata mutiara, yang dapat mengurangi keaslian percakapan.

Namun, kelemahan tersebut nampaknya bersifat subjektif dan tidak merusak substansi keseluruhan film. Bagi sebagian penonton, film ini tetap memukau dengan penggarapan cerita yang kuat dan akting para pemainnya yang mengesankan. "Air Mata di Ujung Sajadah" bukan hanya sekadar tontonan, melainkan pengalaman yang mengajarkan tentang kekuatan cinta dan kesabaran di tengah liku-liku kehidupan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun