Mohon tunggu...
MN Aba Nuen
MN Aba Nuen Mohon Tunggu... Pengajar

Pengajar pelosok yang jatuh cinta pada quotation "menulisalah, agar engkau dicatat peradaban," Surel:noyatokan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Disgrace hingga Humiliation, Efek Kekalahan 6-0 Chelsea dari City

12 Februari 2019   16:06 Diperbarui: 12 Februari 2019   16:24 0 3 0 Mohon Tunggu...
Disgrace hingga Humiliation, Efek Kekalahan 6-0 Chelsea dari City
Bos Chelsea Roman Abramovic dan manajer Maurizio Sarri. Foto express.co.uk

Laga big match English Premier League (EPL), pada Senin 11 Februari 2019 antara Manchester City vs Chelsea berakhir dengan kekalahan telak The Blues 6-0

Kekalahan di Etihad menuai badai kritik pedas dan kekecewaan fans. Seorang fans sesaat setelah pertandingan, berusaha bertemu dan berbicara dengan Sarri di pinggir lapangan. 

Sarri lalu meminta maaf, dan ditanggapi sang fan dengan mengatakan "kepada mereka", sambil mengarahkan  Sarri ke tribun fans Chelsea di Etihad Stadium. Fans itu kemudian tertangkap kamera membuang kartu keanggotaan fansnya. 

Selain itu, ungkapan kemarahan fans juga ditandai dengan banyaknya penggunaan diksi "humiliation" and "disgrace" pada kolom komentar di fanpage Facebook milik Chelsea Football Club. 

Dua kata yang berarti memalukan dan penghinaan, merujuk pada besarnya margin kekalahan. Benar, kalah 2 atau 3 gol, dari tim seperti City, mungkin bisa dimaklumi.

Tetapi kemasukan 6 gol merupakan sebuah aib, demikian komentar seorang fans dari Afrika. 

Seorang fans mengekspresikan perasaannya dengan hopeless. Ia merespon postingan "it ended 6-0" oleh admin di fanpage klub di Facebook. Ia menulis begini, "Thanks to Chelsea football club for the good memories, but enough is enough,  I've made up my mind to officially retire as a fan with immediate effect because I'm tired of heartbreaks, and I'm too young to die.
Please who is retiring with me
?"(emoji sedih dan marah). 

Ekspresi fans Chelsea atas kekalahan dari Manchester City di Etihad. Foto reuters.
Ekspresi fans Chelsea atas kekalahan dari Manchester City di Etihad. Foto reuters.
Para fans The Blues sungguh marah. Bagi fans, kekalahan adalah wajar, tetapi kalah dengan margin 6 gol dari tim pesaing, itu seperti membuka pintu penghinaan bagi klub dan fans. Dari  komentar para  fans yang mengulas penyebab kekalahan di Manchester, beberapa point berikut boleh jadi merupakan pemicunya.

Pertama, Sarri dinilai tak memainkan Ngolo Kante pada posisi terbaiknya. Berbeda dengan Conte yang memainkan gelandang Perancis pada posisi gelandang bertahan di depan tiga bek, Sarri justru mendorong Kante bermain lebih ke depan dan melebar. Sari lalu menempatkan Jorginho di posisi Kante sebagai pusat pivot. 

Tugas eks Napoli ini mengalirkan bola ke barisan gelandang di depannya, Willian di kanan dan Hazard di kiri. Sayangnya, Jorginho bukanlah tipikal gelandang dengan kemampuan bertahan yang baik.

Kedua, titik lemah permainan Chelsea menurut banyak fans adalah Jorginho. Penampilannya pada awal kedatangan memang penuh rekor, mencatat jumlah passing terbanyak di EPL. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x