Mohon tunggu...
M Adewansyah
M Adewansyah Mohon Tunggu...

Inspirator Entrepreneur. Konsultan Investasi Dana Syariah, Penulis Buku Rahasia Rezeki dan Pembicara pada Training Motivasi “The Secret Of Rezeki”.

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Membangun Mindset Bisnis dan Keberuntungan

7 Agustus 2014   21:23 Diperbarui: 18 Juni 2015   04:08 424 0 1 Mohon Tunggu...

Untuk menjadi seorang pebisnis yang handal, selainmembutuhkan modal finansial, setidaknya ada dua modal penting lainnya yang perlu anda perhatikan berkaitan dengan kesiapan pribadi anda. Dua modal penting itu adalah Kesiapan mindset (pola pikir) dan Pengetahuan tentang Business Skill, yakni strategi membangun bisnis yang benar.

Berikut ini penjelasannya secara ringkas:

Kesiapan Mindset (Pola Pikir)

Ada limamindset penting yang perlu dimiliki oleh seorang pebisnis agar mampu meraih sukses:

1.Visi yang Jelas

Kesuksesan selalu berawal ketika anda mampu membayangkan gambaran akhir dari tujuan anda, seolah-olah begitu jelas tergambar di dalam pikiran anda. Bayangkanlah kesuksesan anda dalamberbisnis ataupun dalam karir anda, nampak menjadi sesuatu yang sudah jelas di depan mata dan syukuri seolah-olah telah terjadi dan anda berbahagia karenanya.

Anda harus bisa membayangkan sebesar apa skala bisnis anda dalam waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan. Berpikirlah seperti anda akan membangun sebuah perusahaan besar. Buanglah dari alam bawah sadar anda bahwa ini hanyalah bisnis sampingan. Bisnis yang besar diawali dari mimpi besar, yang di tindaklanjuti dengan tindakan yang besar pula, terus-menerus dan pantang menyerah. "Begin with the end in mind", mulailah de­ngan memikirkan tujuan akhir," begitulah salah satu dari 7 kebiasaan orang yang efektif menurut Stephen R. Covey, dalam bukunya yang

sangat terkenal, The Seven Habits of Highly Effective People.

2.Pantang Menyerah

Tidak ada bisnis yang sukses dalam waktu singkat dan buku yang sedang anda baca ini tidaklah mengajarkan bagaimana cara cepat menjadi orang kaya. Buku ini mengajar-kan proses yang harus anda lakukan dan lalui.Gagal terkadang menjadimenu wajibdari setiap usaha yang kita jalankan. Manfaatkan setiap kegagalan untuk mengambil pelajaran dan mengoreksi kembali langkah yang sudah kita lakukan. Terimalah kegagalan sebagai tanda bahwa anda semakin dekat menuju kesuksesan. Sebagaimana tanaman, bisnis juga memerlukan waktu untuk tumbuh, bertunas dan berkembang, sebelum nantinya menjadi pohon bisnis yang memberikan buah yang manis, lebat dan berbuah terus-menerus tiada henti. Karena itu janganlah anda mudah menyerah, teruslah berjuang, membangun kerajaan bisnis anda !

3.Bekerja dengan Perencanaan

Prinsipnya adalah "Rencanakan apa yang akan anda kerjakan, dan kerjakan apa yang sudah anda rencanakan." Kesuksesan juga selalu diawali dari perencanaan yang matang. Dengan membuat rencana, anda bisa menentukan strategi, mengantisipasi pelbagai kemungkinan dan menyiapkan solusi yang terbaik dan tepat.

Buatlah perencanaan, atau istilahnyaBlue Print lalu sederhanakanlah dengan Business Plan yang segera anda realisaikan, sekaligus sebagai alat bantuuntuk mengontrol bisnis anda. Ibarat anda ingin menuju suatu tempat, sudah tentu anda harus menentukan tujuan, merencanakan bagaimana cara mencapai ke sana, dan mengetahui seberapa banyak perbekalan yang perlu disiapkan. "Jika anda tidak tahu dengan tepatke mana anda akan pergi, bagaimana anda bisa tahu bahwa anda telah sampai di sana?"Nah dari sekarang mulai dan lakukanlah !

Untuk bisnis toko online misalnya, anda harus bisa merencanakan jumlah pendapatan yang ingin anda capai ? Target waktu yang diperlukan dan apa saja yang perlu anda lakukan dan siapkan, serta bagaimana cara meraihnya ?. Bisnis memang memerlukan kreativitas dan intuisi, namun bukan berarti tidak memerlukan perencanaan. Intuisi dan kreativitas diperlukan diawal, yakni saat menentukan tujuan. Sedangkan pelaksanaan dalam mencapai tujuan itu memer­lukan perencanaan serta manajemen yang baik dan matang. Benjamin Franklin, salah satu Bapak Pendiri negara Amerika Serikat pernah mengatakan :

"Jika anda gagal membuat rencana, maka anda

sebenarnya telah berencana untuk gagal”

4.Berani Berinvestasi

Bisnis apa pun pasti memerlukan modal awal. Tidak ada kesuksesan yang gratis. Anda harus berani menginvestasikan pikiran, waktu, tenaga, bahkan dana yang anda miliki. Apapun bisnis yang anda pilih pada hakikatnya sama dengan bisnis lain pada umumnya yang membutuhkan dana investasi. Jumlahnya tentu saja relatif. Tergantung di bisnis apa yang anda minati dan ingin di tekuni. Bagaimana dengan Bisnis Online? Hal yang membedakan bisnis online dengan bisnis offlinehanyalah pada pola kerja dan komunikasi dengan para pelanggan. Kare­na itu, jika anda berpikir bahwa bisnis online adalah bisnis dengan modal gratisan,maaf anda salah besar, dan harap berhati-hati, karena pola pikir yang seperti itu adalah pertanda awal kegagalan bisnis online anda.

Jika anda tertarik dengan bisnis toko online, jangan pernah membayangkan bahwa bisnis di toko online adalah bisnis yang tidak memerlukan modal. Kesalahan cara berpi­kir seperti ini sering menjebak para pemula bisnis online menjadi penganut paham Sing penting gratisan Bro !,semuanya ingin serba gratis. Salah satu kesalahan para pemula adalah percaya bahwa bisnis online adalah bisnis tanpa modal tapi bisa menghasilkan banyak uang dengan cepat, cepat kaya !. Saya beritahu bahwa yang namanya bisnis apapun itu bentuk dan modelnya pasti butuh yang namanya modal, baik itu berupa uang ataupun yang lainnya hanya saja ada yang modalnya kecil ada yang besar. Namun yang perlu ditekankan adalah tujuan kita mengeluarkan modal untuk bisnis adalah untuk berinvestasi oleh karena itu sebelum memulai bisnis harus mempunyai rencana yang jelas sehingga nantinya segala kegiatan bisnis bisa terukur dengan jelas dan bisa meraih hasil yang maksimal.

Ingat, bahwa komitmen berbanding lurus dengan pengorbanan. Makin tinggi komitmen yang dibuat, semakin tinggi pengorbanan yang dibutuhkan. Demikian juga dengan kesuksesan yang berbanding lurus dengan pengorbanan. Makin tinggi kesuksesan yang ingin diraih, ma­kin tinggi pengorbanan yang harus diberikan. Ingat pepatah "No pain, no gain!'Tanpa pengorbanan, tidak ada keberhasilan.

Menyediakan modal awal adalah pengorbanan yang harus berani anda lakukan. Jika anda menginginkan calon pembeli untuk berani mengeluarkan uangnya dan kemudian membeli produk yang anda tawarkan, maka anda pun harus berani mengeluarkan uang minimal untuk membuat website yang layak un­tuk dijadikan tempat singgah para pembeli. Website yang nyaman, menarik, dan mampu memberikan kepercayaan kepada mereka untuk bertransaksi dengan anda.

Jika anda terobsesi untuk menjadi lebih besar lagi, selain berani berinvestasi untuk membuat website yang layak, seiring perkembangan bisnis, anda juga harus berani berin­vestasi lebih lanjut dengan merekrut karyawan. Jika anda tidak memiliki keahlian membangun website, membayar jasa seorang Web Designer lebih baik daripada membangun website sendiri dengan kualitas asal-asalan yang justru merusak reputasi bisnis anda. Anda harus berani menginvestasikan dana untuk mempersingkat waktu penyiapan website, daripada berhemat dengan mengerjakan sendiri namun menjadi berlarut-larut penyelesaiannya hingga biaya operasiobal jadi tinggi bahkan hasilnya pun tidak memuaskan. Ingat, bahwa bisnis apalagi buat para pemula, memerlukan kecepatan dalam menghasilkan keuntungan untuk perputaran modal juga menjaga semangat dan membuat anda makin yakin dengan potensi keuntungan dari bisnisyang anda jalankan.

Satu hal yang patut dicatat sebagai bentuk investasi terbesar yang harus anda lakukan adalah investasi untuk diri anda sendiri. Sisihkan dana yang layak untuk belajar menambah ilmu dan wawasan anda. De­ngan memiliki pengetahuan yang cukup memadai, investasi anda pun akan aman. Ibarat pesawat, bisnis anda harus dikemudikan oleh seorang pilot yang handal, yaitu anda sendiri. Jadilah pilot yang handal dengan mengikuti program pelatihan bisnis, membaca banyak buku, menghadiri pelbagai seminar dan workshop bisnis, dan Iain-lain.Banyak cara dan jalan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri anda. Lakukanlah!

5.Daya Ungkit(Leverage)

Leverage artinya pengungkit, yaitu segala sesuatu yang bisa menjadi daya ungkit untuk mendongkrak bisnis anda. Bisnis akan sulit berkembang jika anda tidak menggunakan leverage. Sebagai ilustrasi, mobil yang berbobot ratusan kilogram bisa diangkat dengan hanya menggunakan satu tangan melalui bantuan alat dongkrak, itulah namanya fungsi leverage, daya ungkituntuk memudahkan. Demikian juga dengan bisnis. Daya ungkit yang paling utama dalam bisnis adalah sistem, yaitu seperangkat aturan dan tata cara yang mengatur semua elemen yang ada dalam bisnis anda, sehingga semua aktivitas bisa berjalan dengan cukup mengikuti aturan dan tata cara tersebut. Jadi dengan sistem, bisnis anda bahkan tidak bergantung pada keberadaan anda.

Adanya sistem akan membuat karyawan anda bekerja berdasar aturan dan tata cara yang sudah ditentukan dalam SOP (Standar Operating Prosedure). Jadi biarkan sistem yang mengatur karyawan anda untuk melakukan semua pekerjaan dan mendatangkan keuntungan. Sebagai pemilik bisnis, tugas anda adalah menciptakan sistem yang hebat dan kuat, mendidik dan melatih karyawan anda, mengevalusai kinerja mereka dan selanjutnya barulah menikmati keuntungan bisnis berupa kebebasan waktu dan finansial.

Anda bisa jalan-jalan atau beraktifitas lain sedangkan bisnis anda tetap berjalan. Bukankah itu yang anda cari? Dengan adanya sistem yang baik, kehadiran anda dikantor sebagai pemilik bisnis bisa diminimal-kan dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan. Aturan jam kerja, pembagian tugas dan tanggung jawab, prosedur penanganan pelanggan, pelayanan costomer, cara dan standar pengiriman barang, serta sistem pelaporan adalah beberapa contoh dari sistem tersebut. Contoh lain yang dapat dikategorikan sebagai leverage adalah penggunan software billing, SMS Center atau Gateway, software akuntansi, software inventory, dan bahkan suntikan dana segar dari seorang investor. Bayangkan anda memiliki bisnis dengan ratusan atau bahkan ribuan pelanggan yang mesti anda layani dan tagih setiap hari, akankah anda membuat tagihan secara manual? Tentu tidak. Maka dari itu anda pasti butuh semacam Integrated Information System, gunakanlah Software Billing System yang akan berjalan secara otomatis. (Nah jika berminat anda bisa menghubungi penulis. Bukan prmosi lho… cuma ngasih tahu saja…J).

Investasi daripara investor pada usaha anda juga dapat dikatego­rikan sebagai leverage, apabila anda dapat memanfaatkannya dengan baik dan profesional. Dengan tambahan modal dan pengelolaanbisnis yang baik, tentu dapat membesarkan skala bisnis dan memperpanjang usia bisnis anda kedepan.

Membangun Mind-Set Keberuntungan

“....Eh.. Bung, nasib anda memang jelek deh, anda ga’ ada bakat untuk sukses di bisnis, rezeki anda emang segitu aja takarannya, jadi untuk apa susah-susah berusaha, udah deh terima nasib aja...”

Anda mungkin pernah mendengar kata-kata beracun tersebut dari orang, kerabat atau dari teman anda sendiri. Kata-kata negatif yang akan mematikan potensi dalam diri anda. Selayaknya jangan simpan dalam memori pikiran anda. Apakah anda ingin memiliki nasib baik yang selalu memayungi kehidupan anda setiap hari ? Sahabat... nasib baik atau keberuntungan yang dalam bahasa orang-orang china adalah “hoki” tidaklah semata-mata datang secara tiba-tiba dan diluar kendali kita. Kadang di sebahagian masyarakat kita masih mempunyai persepsi yang salah tentang konsep keberuntungan, yakni keberuntungan itu datang semata-mata karena takdir dan betul-betul diluar kendali kita. Betulkah demikian ?

Nasib baik atau keberuntungan, sebenarnya bisa kita design dan formulasikan dari awal secara terukur dengan barometer yang jelas, untuk kemudian kita arahkan menuju sebab-sebab datangnya keberuntungan. Cara meraih nasib baik dalam kehidupan kita yaitu harus di design dari awal dimana kita mengupayakan untuk menjadi orang yang selalu lebih dekat dengan nasib baik tersebut. Diri kita, harus kita upayakan bagaikan magnet yang selalu menarik setiap kebaikan-kebaikan. Bagaimana cara mendesign nasib baik agar selalu dekat dengan kehidupan kita? Silakan anda gunakan formula berikut ini, tentunya dalam konteks ikhtiar.

[ Keberuntungan = Pikiran+Kompetensi+Kesempatan ]

Berikut Penjelasannya:

- Tentang Pikiran, semua orang tentu bisa menjadi entrepreneur, termasuk anda, tanpa kecuali. Dalam menjalankan aktifitas bisnis, kita memerlukan landasan atau kerangka gerak berupa pikiran positif. Pikiran positif akan melahirkan sikap mental yang positif pula. Mental positif adalah cara mengkomunikasikan atau mengekspresikan suasana hati atau sikap kita kepada orang lain. Jika ekspresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap dan bermental positif. Sebaliknya, jika ekspresi kita kepada orang lain negatif, kita disebut sebagai orang yang bersikap dan bermental negatif. Sikap mental positif merupakan salah satu dari jiwa entrepreneur yang menonjol. Landasan pertama menjadi entrepreneur sukses bagi pebisnis pemula adalah sikap mental postif. Sukses dalam berbisnis adalah proses yang bergulir. Karena kita tahu bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum atau nasib seseorang kecuali kaum atau individu itu sendiri yang mau berusaha mengubahnya dirinya.

Ingat, perubahan nasib dalam diri itu berawal dari pikiran kita, lalu melahirkan inspirasi dan motivasi. Dengan ilmu pengetahuan kemudian kita berusaha merencanakan yang terbaik, dan menempuh jalan yang benar dalam bingkai iman kepada takdir baik dan takdir buruk Allah, seraya bertawakkal kepada-Nya. Insya Allah, hanya Allah lah yang mengizinkan kita sukses menjadi seorang entrepreneur. Dengan demikian akan memacu kita untuk bersungguh-sungguh menjadi seorang entrepreneurmeraih kesuksesan.

- Tentang Kompetensi,Dalam setiap aspek kehidupan ini jadilah orang yang mempunyai kompetensi yang baik dan handal.Contoh: apabila anda seorang pedagang yang baik, berupayalah untuk selalu memberikan manfaat dan pelayanan yang baik terhadap para mitra dan konsumen anda secara konsisten dan tidak setengah-setengah. Menjadi manusia yang kompeten butuh proses, butuh belajar dan komitmen yang kuat, maka tanamkanlah hal-hal tersebut dalam diri anda supaya jalan menuju nasib baik lebih dekat satu langkah dari sekarang. Meskipun proses menuju kesana selalu banyak rintangannya. Saya mengutip nasehat dari Pak Mario Teguh, “..Abaikanlah kata-kata yang tidak memuliakan anda” artinya akan banyak orang yang memandang sebelah mata atau meremehkan anda dalam proses menuju nasib baik itu. Nah sejak sekarang asahlah kompetensi anda, jangan sampai anda “menjadi tumpul” hanya karena minim keterampilan, atau terjangkiti penyakit psikologis alias kemalasan, buang jauh-jauh, lawan sekuat tenaga, karena tidak ada orang suskes tanpa keringat, semuanya berawal dari perjuangan dan kerja keras. Nah, ketika pikiran positif disandingkan dengan kompetensi anda, maka selanjutnya adalah tinggal mengikuti proses meraih peluang dan kesempatan.

- Tentang Kesempatan, sehebat dan sepintar apapun anda apabila tidak adanya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki tetap saja anda tidak ada apa-apanya alias No Thing. Bagimana menciptakan dan membuka kesempatan tersebut? mulailah dengan cara membuat jaringan rekanan sebanyak-banyaknya, semakin banyak kita mempunyai jaringan pertemanan atau relasi dengan orang-orang yang baik dan sukses maka akan semakin terbuka kesempatan untuk bernasib baik. Ingat konsep silaturahim yang akan meluaskan rezeki. Kesempatan yang terbuka lebar tanpa kompetensi tidak akan bisa bertahan lama, begitu juga sebaliknyakompetensi tanpa adanya kesempatan hanya akan sia-sia. Meskipun dalam prosesnya ada hal-hal lain yang mempengaruhi, tapi sudah jelas benang merahnya atau grand design untuk menuju nasib baik atau meraih keberuntungan, yaitu akselerasi atau proses mengharmonisasikan antara pikiran positif, kompetensi dan kesempatan anda sebaik-baiknya. Jika anda mampu melakukannya, maka keberuntungan demi keberuntungan akan menghampiri anda, Yakini dan cobalah anda melatihnya.

Sahabat, ada satu hal yang harus anda ingat baik-baik, berusahalah untuk selalu meningkatkan “nilai jual” diri anda. Ternyata di zaman ini meng-Upgrade kualitas diri itu perlu. Ketika diri anda bernilai jual mahal dihadapan manusia maka tanpa promosi pun orang-orang akan berdatangan kepada anda, karena mereka tahu siapa anda, bagaimana kualitas dan integritas anda dan mereka pasti membutuhkan anda. Ketika banyak orang yang mencari dan butuh keahlian anda, saat itulah uang mulai datang dan mengejar anda, bahkan anda tak akan mampu membendungnya. Dari sekarang perkayalah diri anda dengan ilmu, moralitas dan integritas. Terus tingkatkan kapasitas dan keahlian anda. Jangan pernah sekali pun menjatuhkan nilai harga diri anda. Aktualisasikanlah diri anda pada tempat yang selayaknya, tempat yang menghargai ilmu, moralitas dan menjunjung tinggi nilai ajaran islam. Sehebat dan sepintar apapun anda, orang tidak akan pernah tahu jika anda hanya berdiam dan mengurung diri dalam kamar, dan tidak pernah mengaktualisasikan diri ditengah masyarakat.Terutama di kalangan komunitas entrepreneur. Itu kunci rahasia !

Sumber: Buku Rahasia Rezeki

http://www.rahasiarezeki.com/


VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x