Mohon tunggu...
Lygia Pecanduhujan
Lygia Pecanduhujan Mohon Tunggu...

Seorang Creative Writer, Buzzer, Blogger, Content Contributor, Social Worker, Backpacker. Sangat menyukai hujan, sehingga memilih nama pena Pecanduhujan. Single Parent dari tiga anak yang maniak warna ungu ini Bersama para sahabatnya, juga sedang asyik menggawangi gerakan kepenulisan yang memotivasi setiap orang untuk mulai menulis dan berkarya. Gerakan ini mereka beri nama #WritingIndonesia. Selain itu, Lygia aktif menjadi seorang Blogger, Buzzer, Backpacker, dan menjadi pekerja sosial (Social Worker). Ia pun membantu banyak penulis yang ingin menerbitkan bukunya di berbagai penerbit dengan memakai bendera #WritingManagement. Aktif mengisi berbagai pelatihan kepenulisan, Ia dapat dikontak melalui : Social Media Address Facebook : www.facebook.com/nenghujan Twitter : @Nenghujan Email : lygiapecanduhujan@gmail.com Instagram : @Nenghujan LinkedIn : rain_lady@ymail.com Website : www.lygiapecanduhujan.com www.pecandukuliner.com www.singlemomstories.com www.kompasiana.com/lygiapecanduhujan Bookografi A Cup of Tea for Single Mom (Stiletto Books, 2010), A Cup of Tea for Complicated Relationship (Stiletto Books, 2011), Storycake for Ramadhan (Gramedia Pustaka Utama, 2011), Emak Gokil, the Anthology (Rumah Ide, 2011), For the Love of Mom, the Anthology (2011), Storycake for Amazing Mom, the Anthology (Gramedia Pustaka Utama, 2011), Hot Chocolate for Broken Heart (Cahaya Atma Pustaka, 2012), Hot Chocolate for Dreamers (Cahaya Atma Pustaka, 2012), Storycake for Backpackers (Gramedia Pustaka Utama, 2013), Balotelli versus Zlatan (Grasindo, 2013), Jurus 100% Pensiun Kaya (Bisnis Sapi) with Raimy Sofyan (Grasindo, 2014), Ronaldo versus Messi, duet with Astri Novia (Grasindo, 2014), World Cup Attack (Grasindo, 2014), AC Milan versus Inter Milan (Grasindo, 2014), Van Persie versus Luiz Suarez (Grasindo, 2014), 101 Kisah Cinta Sepanjang Masa (Grasindo, 2014), As Creative as Steve Jobs (Grasindo, 2014), Peluk ia Untukku (ghostwriter) (Grasindo, 2014), Peruntungan Cinta Menurut Zodiak & Shio di Tahun Kambing 2015 (Menggunakan nama pena: Tria Astari, Penerbit Grasindo, 2015), 50 Ritual Malam Miliader Dunia bersama Honey Miftahuljannah (Grasindo, 2015)

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Blogger Meet Up: XL Future Leaders 4

19 Mei 2015   13:17 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:50 65 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Blogger Meet Up: XL Future Leaders 4
1432016555950321339

Blogger Meet Up: XL Future Leaders 4 - Setiap tahun XL selalu mengadakan roadshow keliling kota di Indonesia sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam hal ini XL. Salah satunya adalah program pendidikan yang ditujukan kepada 120-145 mahasiswa setiap tahunnya. Pendidikan tentang soft skills yang diberi nama XL Future Leaders.

Fokus Utama CSR XL:

Pendidikan dan Pengembangan Komunitas

[caption id="attachment_366499" align="aligncenter" width="300" caption="Peserta Blogger Meet Up dari BloggerBDG (Foto Dok Pribadi)"][/caption]

Mengapa XL memiliki program ini?

Karena XL melihat latar belakang mahasiswa di Indonesia itu pintar2 secara akademis. IPnya 3 ke atas. Tapi kenapa begitu bersaing di level pekerjaan, mereka kalah bersaing. Apa masalahnya? Ternyata IP tidak menentukan segalanya, tidak memegang peranan untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk mereka bisa survive dalam pekerjaan tersebut mereka tidak bergantung kepada nilai akademis, melainkan kepada soft skills yang mereka miliki.

Bagaimana mereka bisa berpikir kreatif, memiliki inovasi, dan lain-lain. selama ini mereka hanya learning by doing, belajar dari pengalaman. Beberapata tahun ke belakang, XL telah mengadakan penelitian bahwa mahasiswa bisa berkembang jika dibantu dari sisi Soft Skills.

Oleh karena itu, XL membuka kerjasama dengan para vendor, yang menang akhirnya dari New Zealand. Kurikulum merekalah yang akhirnya XL pakai di dalam XL Future Leaders ini. Mengapa? Karena kurikulum mereka sesuai. Anak lebih speak up, guru tidak boleh mendominasi. Inilah awal fondasi kurikulum yang dibangun oleh XL Future Leaders.

Di masa tahun ke-2 dan ke-3 mahasiswa membutuhkan arahan. Mereka pintar secara akademis, namun secara komunikasi mereka tidak dapat menyampaikan apa yang ingin mereka sampaikan dengan baik. Dalam hal inovasi, mereka juga kurang dianggap memiliki kreatifitas dan inovasi meski ide-ide baru banyak di kepala. Bagaimana cara mereka menghadapi hal-hal baru di dunia yang semakin berkembang.

[caption id="attachment_366500" align="aligncenter" width="300" caption="Para Narsum di Blogger Meet Up: XL Future Leaders 4 (Foto Dok. Pribadi)"]

14320166322002116476
14320166322002116476
[/caption]

3 Soft Skills yang diajarkan di XL Feature Leaders

1.Komunikasi yang Efektif

2.Inovasi dan Kewirausahaan

3.Cara Menghadapi Hal-hal Baru

4 Program Feature Leaders:

1.Global thinking Class (120-145 Peserta) 2 years soft skill and leadership competencies learning

Selama dua tahun mereka diberikan pelatihan selama dua bulan sekali, selama tidak bertemu, mereka harus mengerjakan tugas yang selalu diberikan melalui google drive. Setiap bulan mereka disuplai dengan pulsa bulanan supaya mereka terkoneksi dengan baik. Selama dua tahun mereka akan dilihat perkembangannya oleh fasilitator. Satu fasilitator memegang 70 mahasiswa dan masing2 peserta berhak mendapatkan mentoring secara individu.

2.E-Learning, leadership self learning online platform-free for all

3.Scholarship Camp, scholarship to under-privilege university students

4.BOD Challenge, menantang mahasiswa untuk menjadi direktur XLAxiata selama satu minggu

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x