Mohon tunggu...
Lusy Indria
Lusy Indria Mohon Tunggu... planologi student

Mahasiswi Fakultas Teknik Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Jember 181910501012

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Analisis Shift-Share

10 November 2019   22:58 Diperbarui: 10 November 2019   22:59 0 0 0 Mohon Tunggu...

Analisis shift-share adalah suatu analisis yang dilakukan untuk mengetahui adanya shift (pergeseran) atau perubahan pada suatu sektor dalam ekonomi regional atau lokal. 

Menurut Sapriadi dan Hasbiullah (2015), analisis ini digunakan untuk mengetahui perubahan dan pergeseran sektor pada perekonomian wilayah. 

\Hasil analisis shift share akan menggambarkan mengenai kinerja sektor-sektor yang ada, lalu akan dilakukan sebuah analisis terhadap penyimpangan yang terjadi. Apabila penyimpangan itu positif, apabila penyimpangan tersebut bernilai positif maka dapat dikatakan memiliki keunggulan komparatif dna begitupun sebaliknya. Menurut Arsyad (2005 : 139-140 dalam Sapriadi dan Hasbiullah Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Kabupaten Bulukumba http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Iqtisaduna/article/download/1155/1121)  teknik analisis shift-share atas perubahan pertumbuhan (Dij) terbagi atas tiga komponen yaitu :

  • Pengaruh pertumbuhan ekonomi di atasnya (Nij), yang diukur dengan cara menganalisis perubahan pengerjaan agregat secara sektoral dibandingkan dengan perubahan pada sektor yang sama di perekonomian yang dijadikan acuan.
  • Pengaruh pergeseran proporsional atau bauran industri (Mij), yang mengukur perubahan pertumbuhan atau penurunan pada daerah studi dibandingkan dengan perekonomian yang lebih besar yang dijadikan acuan. Dimana melaui pengukuran ini dimungkinkan untuk mengetahui apakah perekonomian daerah studi terkonsentrasi pada industri-industri yang tumbuh lebih cepat ketimbang perekonomian yang dijadikan acuan.
  • Pengaruh pergeseran diferensial atau keunggulan kompetitif (Cij), yang menentukan seberapa jauh daya saing industri daerah (lokal) dengan perekonomian yang dijadikan acuan, dimana jika pergeseran diferensial dari suatu sektor adalah positif, maka sektor tersebut lebih tinggi daya saingnya ketimbang sektor yang sama pada perekonomian yang dijadikan acuan.

Metode analisis shift-share memiliki keterbatasan-keterbatasan, menurut Houston (1967, oleh Soepono, Prasetyo dalam Analisis Shift-Share: Perkembangan Dan Penerapan https://jurnal.ugm.ac.id/jieb/article/view/40049 ) keterbatasan-keterbatasan itu terbagi atas keterbatasan empirik dan keterbatasan teoritikal. Keterbatasan teoritikal dalam analisis shift-share adalah :

  • Analisis shift-share hanya suatu teknik pengukuran atau prosedur baku untuk mengurangi pertumbuhan suatu variabel wilayah menjadi komponen-komponen. Persamaan shift-share hanyalah suatu identity equation. Itu hanyalah suatu definisi. Jadi, tidak mempunyai implikasiimplikasi keperilakuan.
  • Komponen pertumbuhan nasional (Eij.rn) secara implisit mengemukakan bahwa tiap industri di suatu wilayah hendaknya tumbuh pada laju nasional atau dibebani laju pertumbuhan yang ekuivalen dengan laju pertumbuhan nasional. Selain terlalu sederhana, gagasan demikian dapat membuat kabur sebab-sebab pertumbuhan wilayah.
  • Arti ekonomi dari dua komponen shift tidak dikembangkan dengan baik. Keduanya berkaitan dengan prinsip-prinsip ekonomi yang sama. Perilaku ekonomi yang melandasi kedua macam shifts tidak mudah dapat dipisahkan dan dibedakan. Kedua komponen (industry-mix effect dan competitive effect) itu berkaitan dengan hal-hal yang sama: yakni, perubahan penawaran dan permintaan, perubahan teknologi, dan perubahan lokasi.
  • Teknik analisis S-S secara implisit mengambil asumsi bahwa semua barang dijual secara nasional. Padahal tidak semua demikian. Bila pasar suatu barang bersifat lokal, maka barang itu tidak bersaing dengan wilayahwilayah lain yang menghasilkan barang yang sama atau tidak dapat berharap untuk memperoleh bagian dari kenaikan permintaan agregat.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x