Mohon tunggu...
Lukman Hakim
Lukman Hakim Mohon Tunggu... Berbagi itu indah

Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir STAI Al Fithrah Sby

Selanjutnya

Tutup

Love

Hakikat dan Tanda-tanda Cinta Menurut Ibnu Hazm Al-Andalusi

25 Januari 2021   14:30 Diperbarui: 26 Januari 2021   00:08 120 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hakikat dan Tanda-tanda Cinta Menurut Ibnu Hazm Al-Andalusi
Sumber gambar: fimela.com

 

Imam Ibnu Hazm berkata dalam kitab “Thuq al-Hamamah”:

الحب - أعزك الله - أوله هزل وآخره جد ، دقت معانيه لجلالتها عن أن توصف ، فلا تدرك حقيقتها إلا بالمعاناة . وليس بمنكر في الديانة ولا بمحظور في الشريعة ، إذ القلوب بيد الله عز وجل . وقد أحب من الخلفاء المهديين والأئمة الراشدين كثير

Cinta awalnya penderitaan namun, akhirnya berupa kesungguhan. Maknanya samar karena begitu mulianya tatkala disifati. Seseorang tidak akan menemukan hakikat cinta kecuali dengan berusaha. Cinta tidak ditolak oleh agama dan tidak dilarang oleh syari`at sebab, hati setiap orang berada di genggaman Allah swt.  Para khalifah dan para ulama` yang diberi petunjuk (al-Aimmah al-Rasyidin) pun juga pernah jatuh cinta.

Dalam hal ini, Ibnu Hazm juga menyebutkan ulama’-ulama’ terdahulu seperti Syaikh Abdurrahman bin Muawiyah, Hakam bin Hisyam, Muhammad bin Abdurrahman dan selainnya. Beliau menceritakan kisah cinta orang-orang terdahulu tujuannya agar kita memiliki keteguhan dalam hati serta menghidupkan agama.

Seperti kisah cinta Mudhaffar Abdul Malik bin Abu Amir dengan seseorang yang bernama Wajid anak perempuan dari kaum Janan kemudian, Ia (Mudhaffar bin Abu Amir) ingin mewujudkan cintanya dengan cara menikahi Wajid. Wajid adalah pengganti seorang menteri yang bernama Abdullah bin Maslamah yang wafat karena dibunuh oleh seorang laki-laki dari pembesar kaum Bar-Bar, setelah itu, Wajid pun dinikahi oleh Mudhaffar bin Abu Amir.

Tanda-Tanda Cinta

Imam Ibnu Hazm juga menjelaskan tanda-tanda cinta yang sering dialami oleh kebanyakan orang yang jatuh cinta pada seorang yang dicintainya. Diantara tanda-tanda tersebut yaitu suka memandang seseorang yang dicintai, mata adalah pintu jiwa yang mengatur yakni sebagai refleksi dari hati yang senang maka, hal ini dapat diketahui dari cara melihat seseorang pada kita, mata adalah gambaran dari hati.

Kemudian beliau menjelaskan ketika seorang pecinta melihat kekasihnya maka ia tidak akan berpaling dan penglihatannya akan berpindah seiring dengan pindahnya sang kekasih. Sebagaimana pernyataan beliau di bawah ini:

فأولها إدمان النظر ؛ والعين باب النفس الشارع ، وهي المنقبة عن سرائرها ، والمعبرة لضمائرها ، والمعربة عن بواطنها  فترى الناظر لا يطرف ، ينتقل بتنقل المحبوب

Selain itu, seorang pencinta juga tidak akan menerima orang lain selain seseorang yang dicintainya dan ketika seorang yang dicintainya kebingungan maka dia ingin memberikan penjelasan. Tanda-tanda lainnya juga ialah di saat seorang yang dicintai berbicara, ia tidak menghiraukan segala sesuatu yang datang kecuali dari orang yang dicintai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN