Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Ahli Gizi

Lecturer at Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik ❤ Master of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine Public Health and Nursing (FKKMK), Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro ❤Kalau tidak membaca, bisa menulis apa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Hari Gizi Nasional Lirik MP-ASI Kaya Protein Hewani dari Pangan Lokal

25 Januari 2024   07:30 Diperbarui: 25 Januari 2024   12:05 662
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi MPASI bayi, kapan bayi mulai MPASI pertama, bahaya MPASI dini. (Shutterstock/Romanova Anna)

Sudah kali ke-64, Sejak Hari Gizi Nasional dirayakan.

Kurang lebih sudah 12 tahun sudah saya menyelami dunia gizi, artinya sudah 12 kali saya sudah ikut merayakan salah satu tanggal penting di bulan Januari. Tepatnya di tanggal 25, yang kemudian dikenal dengan nama Hari Gizi Nasional atau disingkat dengan HGN.

Protein Hewani untuk Cegah Stunting

Seperti tahun-tahun sebelumnya, HGN selalu membawa tema yang berbeda sesuai dengan topik yang sedang hangat. Masih dengan isu stunting, tema HGN ke-64 kali ini mengusung tema lebih spesifik yaitu terkait MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting.

Protein hewani adalah pangan sumber protein yang berasal dari hewan seperti telur, daging, ikan, susu dan olahannya (keju, yogurt). Berbeda dari kacang-kacangan dan olahannya seperti tempean tahu yang berasal dari tumbuhan atau dikenal dengan protein nabati.

Penelitian telah menyebutkan hubungan antara konsumsi protein hewani dengan indikator stunting di mana diketahui konsumsi protein hewani lebih dari satu jenis lebih menguntungkan dibandingkan dengan hanya mengonsumsi satu jenis saja.

Namun sayangnya, berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO), konsumsi telur, daging, susu, dan turunannya termasuk rendah di dunia. Data ini didukung dengan data Susenas 2022 yang menyatakan bahwa konsumsi daging di Indonesia tergolong sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara tetangga atau di Asia Tenggara.

Dok Buku Panduan HGN ke-64- Kementerian Kesehatan
Dok Buku Panduan HGN ke-64- Kementerian Kesehatan

MP-ASI, karena ASI Saja Sudah Tidak Cukup!

MP-ASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu adalah makanan yang diberikan pada anak usia 6 bulan sampai 24 bulan selain ASI.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun