Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi

❤ Master of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine Public Health dan Nursing (FKKMK), Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University ❤Kalau tidak membaca, bisa menulis apa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Suara, Suka Malu Mendengarkan Sendiri tapi Dinanti yang Mencintai

14 September 2020   20:57 Diperbarui: 15 September 2020   03:41 205 24 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Suara, Suka Malu Mendengarkan Sendiri tapi Dinanti yang Mencintai
Shutterstock

Iya nggak?

Apakah kamu termasuk orang yang terkejut ketika mendengarkan rekaman suara sendiri? Kalau iya, kamu tidak sendiri.

Sebab ada di luar sana yang juga sama-sama merasakannya. Merasa suaranya berbeda dari dugaannya. Padahal suara itu jugalah yang orang lain dengar. 

Kok terdengar lebih cempreng, misalnya.

Sebenarnya bukan sepenuhnya salahmu, akan tetapi kamu yang memang tidak terbiasa mendengar rekaman sendiri, pertama.

Yang kedua karena telinga punya kecenderungan menangkap pitch suara yang lebih tinggi. Begitulah jawaban yang saya dapatkan dari kelas podcast beberapa waktu lalu. Apakah fakta ini cukup melegakanmu?

Tidak jauh berbeda dari yang sering saya temui di kehidupan sehari-hari. Soal belum menerima hasil dari suara sendiri juga jadi topik yang sering saya dapat dari curhatan teman-teman saya, yang ingin membuat konten dengan audio tetapi tidak kuat mendengar suaranya sendiri.

Sebenarnya saya juga sempat mengalami kegalauan itu sebelumnya, bahkan sampai sekarang juga terkadang masih suka geli ketika memutar suara saya sendiri. HAHA. 

Tapi toh bukankah seharusnya dimulai dari diri sendiri untuk menghargai apa yang kita miliki, seperti halnya suara.

Lebih dari Suara yang Dihasilkan Pita Suara

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x