Linda Erlina
Linda Erlina pelajar/mahasiswa

Pharmacist || Blogger || Sociopreneur at EMCEKAQU (Empowering Community through Economy & Health Quality Improvement). || Find out our new updates and activities at Website: http://emcekaqu.com, Facebook: https://www.facebook.com/emcekaqu , Instagram: @emcekaqu and Twitter: @EmcekaQu.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Cara Mengatasi Diare Praktis dengan Bahan Alam Indonesia

27 Agustus 2018   11:55 Diperbarui: 28 Agustus 2018   15:07 1842 3 1
Cara Mengatasi Diare Praktis dengan Bahan Alam Indonesia
Ilustrasi diare (Sumber: prevention.com)

Tolak Angin? Bukannya untuk masuk angin ya, perut kembung gitu? Memangnya bisa buat diare juga? Saya yakin temen-temen pun heran dan bertanya-tanya. Bener banget, Tolak Angin cair biasanya digunakan untuk mengatasi gejala masuk angin seperti perut kembung, mual, pusing dan mabuk perjalanan. 

Sekarang Tolak Angin juga punya varian lain khusus untuk mengatasi flu, batuk, tenggorokan gatal dan kering dan dalam bentuk minyak angin. Mungkin banyak yang belum tahu kalau ternyata Tolak Angin juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi diare.

Kandungan bahan alam pada Tolak Angin

Bahan alam yang terkandung dalam Tolak Angin (Sumber: tolakangin.co.id)
Bahan alam yang terkandung dalam Tolak Angin (Sumber: tolakangin.co.id)

Tolak Angin merupakan ramuan bahan alam yang diracik sendiri oleh Ibu Rachmat Sulistyo (Ny. Siem Thiam Hie) sejak tahun 1930, hebatnya keaslian resepnya masih terjaga hingga kini.

Melalui PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk yang berdiri sejak tahun 1951, menjadikan Tolak Angin menjadi salah produk sediaan herbal asli Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan sebagai produk yang paling banyak mendapatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat dan penghargaan Best Brand. Saya sih sudah tidak perlu mikir dua kali untuk menempatkan Tolak Angin sebagai sahabat saya untuk menjaga kesehatan.

Tolak Angin adalah salah satu andalan saya ketika pergi ke luar kota, sedang lelah akibat lembur kerja dan pastinya ketika sedang diare. Saya mempelajari kandungan yang ada di dalam Tolak Angin yaitu cengkeh, adas, beras, madu, kayu ules, pala, jahe, kayu manis dan daun mint. Beras, kayu manis dan jahe merupakan 3 bahan alam yang terbukti efektif untuk mengatasi diare dan membantu meminimalisir gangguan pencernaan. Adapun tambahan bahan alam lainnya memiliki khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, rasa nyeri perut, mual, muntah serta memperlancar aliran darah.

Tolak Angin sudah teruji klinik dan aman dikonsumsi

Teknologi yang digunakan di pabrik Sido Muncul sudah sesuai GMP (Sumber: tolakangin.co.id)
Teknologi yang digunakan di pabrik Sido Muncul sudah sesuai GMP (Sumber: tolakangin.co.id)
Seluruh produk Tolak Angin sudah diproduksi sesuai dengan standar GMP (Good Manufacturing Practice) dengan teknologi yang canggih dan pastinya sangat higienis.

Seluruh bahan baku pembuatan Tolak Angin diperiksa secara ketat oleh tim Quality Control sebelum dilakukan pencucian dan pengeringan. Bahan baku yang telah kering juga diperiksa secara teliti apakah mengandung kapang (jamur) dan logam. Bahan baku kering yang telah lulus uji bebas jamur dan logam selanjutnya diekstraksi dan pengujian di laboratorium.

Obat Herbal Terstandar (OHT) yang diproduksi oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk juga sangat aman karena sudah melewati uji toksisitas subkronik dan uji khasiat yang mampu menjaga dan merawat daya tahan tubuh. Proses ujinya dilakukan di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro loh. Saya semakin yakin deh kalau Tolak Angin sangat aman bahkan untuk anak-anak.

Selain dengan mengonsumsi Tolak Angin jangan lupa hindari dulu makanan pedas, asam dan berlemak. Jika diare tak kunjung berkurang selama 3 hari, segera hubungi dokter ya teman-teman.

Tolak Angin boleh dikonsumsi oleh anak-anak (Tolak Angin Anak), namun dianjurkan untuk tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, menyusui dan dengan kondisi penyakit tertentu seperti gangguan ginjal, HIV dan AIDS, multiple sclerosis, dan penyakit terkait dengan kolagen.

Tolak Angin boleh dikonsumsi bersama dengan makanan dan minuman, namun tidak diperkenankan bersama dengan minuman beralkohol atau mengandung kafein, karena dapat mengurangi khasiatnya. Tolak Angin juga dapat dikonsumsi setiap hari sesuai dengan aturan minum yang ada pada kemasan untuk menjaga kesehatan tubuh.

 Kalau buat saya Tolak Angin sudah menjadi keseharian, selain mengonsumsi Tolak Angin cair ketika aktivitas sedang padat dan perjalanan ke luar kota (untuk mencegah mabuk perjalanan), saya juga senang menggunakan Tolak Angin Care yang bentuknya minyak angin. Ditambah lagi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk juga melakukan inovasi untuk Tolak Angin jenis permen, cair khusus anak dan cair bebas gula. Sssttt...Tolak Angin permen dan Tolak Angin care jadi favorit saya juga loh!

Tolak Angin dapat dengan mudah ditemukan di mana-mana (Sumber: Dokumentasi pribadi)
Tolak Angin dapat dengan mudah ditemukan di mana-mana (Sumber: Dokumentasi pribadi)
Kalau saya lagi diare badan lemas tak bertenaga, mau ke apotek tapi jaraknya lumayan jauh dari rumah, yang paling mudah dijangkau ya mini market.

Saya bisa meminta tolong orang terdekat saya untuk minta dibelikan Tolak Angin Sido Muncul. Praktis banget tinggal minum kemudian saya bisa istirahat. Rasanya tertolong banget karena diarenya jadi berkurang. Nah, sekarang sudah tidak khawatir lagi kan bagaimana cara mengatasi diare? Tolak Angin jawabannya. Diare berkurang badan pun kembali segar.

Referensi:

https://tolakangin.co.id

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2