Mohon tunggu...
Levi William Sangi
Levi William Sangi Mohon Tunggu... Bangga Menjadi Petani

"Karna Petani Juga Bisa Nulis" || Kebun adalah tempat favoritku, sebuah pondok kecil beratapkan katu bermejakan bambu tempat aku menulis semua rasa. Seakan alam terus berbisik mengungkapkan rasa di hati dan jiwa dan memaksa tangan untuk melepas cangkul tua berganti pena".

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Hobi Makanan Pedas Menjadikan Manado Surga Petani Cabai

10 Juni 2019   13:37 Diperbarui: 11 Juni 2019   16:02 0 7 5 Mohon Tunggu...
Hobi Makanan Pedas Menjadikan Manado Surga Petani Cabai
Foto Anak saya di kebun Cabe Rawit. Dokpri. 

Mungkin sudah ada yang pernah mendengar kalau orang Manado (Minahasa) sangat suka sekali dengan makanan yang pedas.  

Cabe rawit menjadi salah satu bumbu WAJIB yang harus ada setiap kali orang Manado mengolah suatu masakan.

Cabe rawit (orang Manado menyebutnya "Rica"), oleh satu keluarga dalam satu kilogram nya kadang dikonsumsi tidak cukup dalam 1 minggu jika dalam 1 rumah tangga terdiri dari 4 orang dewasadewasa yg gemar makanan pedas ala Manado. 

Masakan orang Manado ciri khasnya memang sangat pedas, bahkan kadang kalau ada tamu dari luar daerah biasanya tidak mampu menyantap masakan Manado yang sangat pedas. Biasanya sih tuan rumah akan menyesuaikan jika ada tamu dari luar daerah. 

Intinya orang Manado apalagi orang Minahasa tidak bisa makan enak kalau makanannya tidak pedas. 

Kegemaran makan makanan pedas sudah menjadi kebiasaan turun temurun. Makanya jangan heran kalau orang Manado berangkat keluar daerah, pasti akan sangat merindukan makanan khas Manado yang rasanya sangat pedas. 

Bisa sekedar dibuktikan dari beberapa media lokal maupun media diluar daerah yang memuat tentang melonjaknya harga cabai di Manado yang signifikan. 

Sumber Foto & Berita : Media Tribun Manado
Sumber Foto & Berita : Media Tribun Manado

Sudah beberapa tahun terakhir, harga cabe di Manado tidak pernah turun sampai 25.000 / kilogram nya. 

Saat tulisan saya ini saya tulis harga cabe rawit dipasaran berkisar di harga Rp. 60.000/kg. Berarti pengambilan dari penampung ke petani bermain di harga Rp. 50.000/kg.
Setelah turun dari harga eceran pasar Rp. 70.000/kg saat memasuki bulan puasa dan biasanya melonjak sampai harga 150.000/kg saat Hari Natal & Tahun Baru. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3