Rudy Haryanto
Rudy Haryanto Blogger

Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS

Selanjutnya

Tutup

Politik

Politik B dan R

26 Maret 2018   07:00 Diperbarui: 26 Maret 2018   08:33 534 1 0
Politik B dan R
http://www.tribunnews.com

Sebagaimana telah diketahui bersama, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghebohkan jagad perpolitikan Tanah Air lewat pernyataan kontroversial yang menyebutkan bahwa Indonesia diprediksi akan bubar pada tahun 2030

Pernyataan mantan Danjen Kopassus dalam salah satu potongan video pidato beliau tersebut diunggah ke akun Facebook serta Twitter resmi Partai Gerindra dan menjadi viral di dunia maya

"Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," seru Prabowo Subianto dalam video tersebut

Komentar pun berdatangan dari sejumlah kalangan, termasuk dari politisi muda Bro Raja Juli Antoni (Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) yang, dalam salah satu bagian kultwit beliau, menyatakan bahwa generasi muda Indonesia merupakan generasi baru politik  yang melihat Indonesia dengan kacamata optimistik

"Kami generasi muda, generasi baru politik melihat Indonesia dgn kacamata optimistik," tulis pria kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 tersebut

Sebagian pembaca mungkin masih ingat bahwa dalam debat babak ketiga Capres-Cawapres  2014 lalu, mantan Pangkostrad tersebut mengucapkan kata "bocor" sebanyak 10 kali


Bahkan saking identiknya kata "bocor" dengan Prabowo Subianto, sampai-sampai ada meme (baca: mim) yang beredar di dunia maya mengenai  Prabowo Subianto memegang salah satu produk pembalut wanita dan produk cat anti bocor (Anda bisa mencarinya di mesin penelusuran Google)

Hanya dalam rentang waktu 4 tahun, Prabowo Subianto sukses mengindentikan dirinya dengan kata "bocor" dan "bubar". Ada satu hal yang menarik dan mungkin tidak dilihat oleh sebagian besar publik, yaitu bahwa Prabowo Subianto menggunakan dua kata yang sama-sama memiliki huruf awal B dan huruf akhir R..."bocor" dan "bubar"

Kata "bocor" sering dilontarkan Prabowo Subianto dalam sejumlah kesempatan, diantaranya saat berorasi dalam Aksi Bela Rohingya di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat pada hari Sabtu tanggal 16 September 2017

"Harus kita akui, kekayaan kita bocor. Kita tidak bisa menjaga kekayaan kita sendiri," tegas Prabowo Subianto, sebagaimana dilansir nasional.kompas.com (16/09/2017)

Sementara itu, kata "bubar" mengemuka saat Prabowo Subianto mengutip dari novel fiksi ilmiah berjudul "Ghost Fleet: a Novel of The Next World War" karya pengamat militer Peter W. Singer dan August Cole

"Jadi di luar negeri itu ada scenario writing, yang nulis itu ahli-ahli intelijen strategis. Dibuka dong, baca dong," ungkap Prabowo Subianto di Hotel Millennium, Jakarta, sebagaimana dilansir news.liputan6.com (24/03/2018)

Sumber: https://finance.detik.com
Sumber: https://finance.detik.com
Entah kebetulan atau bukan, ini yang saya sebut sebagai Politik B dan R, dimana Prabowo Subianto konsisten dalam menggunakan kata dengan huruf awal B dan huruf akhir R. Entah kebetulan atau bukan, dua kata tersebut diucapkan beliau dalam momen khusus dalam perpolitikan Indonesia, yaitu Pilpres 2014 dan juga tahun 2018 yang juga dikenal sebagai tahun politik menjelang Pemilu 2019

Saya sampai berpikir, "Ada apa dengan B dan R, kok sampai Prabowo Subianto menggunakannya ?" Ironinya, dua kata tersebut bermakna negatif saat digunakan Prabowo Subianto...yang satu digunakan untuk mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia tidak dapat menjaga kekayaan alamnya (menurut Prabowo Subianto lho ya) dan kata lainnya digunakan untuk menggambarkan prediksi seputar Indonesia di tahun 2030 berdasarkan scenario writing dari novel fiksi ilmiah

Saya juga bertanya dalam hati, "Apakah Prabowo Subianto sedang melancarkan strategi politik beliau lewat dua kata tersebut ?"

Maybe yes, maybe no. Namun ada pertanyaan lainnya dalam benak saya, "Akankah Prabowo Subianto menggunakan kata-kata lainnya yang juga berhuruf awal B dan huruf akhir R dalam Pemilu 2019 ?"

Yang jelas, saat ini harus diakui bahwa Prabowo Subianto konsisten dalam menjalankan Politik B dan R dalam perpolitikan Indonesia. Saya angkat topi untuk beliau yang selalu konsisten dan identik dengan Politik B dan R

Saya tunggu Politik B dan R berikutnya dalam Pemilu 2019, semoga beliau menghadirkan sesuatu yang baru dalam Politik B dan R