Kosmas Lawa Bagho
Kosmas Lawa Bagho karyawan swasta

Hidup untuk berbagi dan rela untuk tidak diperhitungkan, menulis apa yang dialami, dilihat sesuai fakta dan data secara jujur berdasarkan kata hati nurani.

Selanjutnya

Tutup

Bola

Naturalisasi Pemain Timnas, Mengapa Tidak?

13 Oktober 2017   12:26 Diperbarui: 13 Oktober 2017   12:41 843 0 0

Program jangka panjang menciptkan Timnas Sepak Bola yang handal dan atraktif semakin intensif sejak kehadiran pelatih kawakan dari Spanyol, Luis Milla. Terlepas masih terdapat berbagai pembenahan yang perlu dilakukan persepakbolaan kita namun tak disangka bahwa kehadiran pelatih Luis Milla mendatangkan banyak perubahan bagi Timnas kita.

Salah satunya adalah projek jangka panjang untuk menciptakan pemain Timnas yang berkualified serta disegani di tingkat ASEAN maupun Asia termasuk suatu saat nanti di tingkat dunia. Siapa pun pernah menyangka Timnas Islandia dan Panama bisa beraksi di Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang.

Timnas kita biar lambat namun yakin, suatu saat nanti akan berlaga di pentas dunia apabila iklim persepakbolaan kita dibina dengan jujur dan profesional. Tanda-tanda ke arah sana sudah mulai nampak. 

Timnas U-22, U-19, U-16 mulai berkiprah di pentas yang lebih tinggi dan bahkan para pemainnya mulai dilirik oleh klub-klub elit yang memiliki iklim sepak bola yang sudah kuat dan mengental sangat dalam.

Kita pun bangga dengan perkembangan positif ini. Dalam waktu dekat, kita sudah berkiprah dalam kualifikasi piala Asia di Korea Selatan untuk Timnas U-19. Kita berharap, mereka bisa berprestasi optimal dan bahkan meraih juara sehingga semakin memudahkan jalan kita menuju tingkat dunia hehehe.

Tahun 2018 juga, kita menjadi tuan rumah Sea Games. Kita berharap Timnas senior dibawah asuhan Luis Milla bisa meraih medali. Entah medali apa pun, yang penting bisa dapat medali pada cabang yang sangat bergengsi ini. Apabila Timnas sepak bola kita bisa sampai semi final, akan semakin memperlancar untuk mewujudkan mimpi besar menjadi yang terbaik di Asia untuk segera merambah ke tingkat dunia.

Tidak main-main, Timnas kita mempersiapkan diri. Luis Milla terus menyeleksi pemain terbaik yang ada di bumi Indonesia, bahkan merambha para pemain dunia yang memiliki keturunan darah Indonesia. 

PSSI juga bergerak cepat. Para pemain incaran pun didekati. Atas rekomendasi pelatih Luis Milla, ada sejumlah pemain dalam antrian untuk dilakukan naturalisasi. Naturalisasi pemain Timnas memang tidak dilarang dan bahkan sangat dianjurkan. Namun butuh kehati-hatian dan seleksi yang super ketat agar naturalisasi pemain tidak membunuh potensi para pemain lokal Indonesia. Naturalisasi juga diharapkan semakin menggairahkan tingkat persaingan positif para pemain kita.

Melalui naturalisasi yang terukur, objektif dan jujur tentu diharapkan meningkatkan kualitas dan kompetensi permainan Timnas kita pada lecel yang lebih tinggi. Naturalisasi semakin mendongkrak mutu pemain dan permainan Timnas kita bukan sebaliknya. Apabila itu yang dikejar maka naturalisasi pemain Timnas, mengapa tidak!

Waktu yang akan menjawabnya.

Sukses terus Timnas Indonesia, kami menunggu aksi-aksi heroikmu demi nama besar Indonesia. Kami setia mendukungmu!

Ende, Flores, 13 Oktober 2017