Mohon tunggu...
Lapas Kelas IIA Palopo
Lapas Kelas IIA Palopo Mohon Tunggu... Lainnya - Lapas Palopo

Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Sebanyak 75 Warga Binaan Lapas Palopo Mengikuti Sidang TPP

23 November 2022   18:00 Diperbarui: 23 November 2022   18:05 26
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Palopo-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo menggelar Sidang Tim Pengamat (TPP) untuk menentukan program pembinaan bagi WBP yang sesuai dengan pentahapannya. 

Sidang  dipimpin langsung oleh Kalapas dan didampingi Jajaran Pejabat Struktural Lapas Palopo, Ketua TPP Baso Hafid, Sekretaris TPP Yushar, Ka.KPLP Syamsul Bahri, Kasi Adm. Kamtib Suherman, Kasi Giatja Ardi Mahardika dan PK Bapas, ibu Dewi Rabu (23/11/22).

Pelaksanaan Sidang kali ini yang berlangsung di Aula Serba Guna Lapas Palopo membahas tentang Usulan Integrasi dan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Tembok, Yakni Usulan Integrasi sebanyak 46 org, dan usulan Asimilasi Tenaga Kerja dalam dan Luar Tembok sebanyak 29 OrgKalapas Palopo Jhonny H. Gultom menambahkan bahwa Pelaksanaan sidang TPP akan terus dilakukan secara berkala di Lapas Palopo. 

Dokpri
Dokpri

"sidang TPP ini akan terus dilaksanakan agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik serta WBP yang mengikuti sidang tersebut mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya selama menjalani pidananya di dalam Lapas Palopo." Ucap Beliau.

Sidang TPP merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan di dalam lapas. Sidang TPP merupakan bagian evaluasi dalam tahap pembinaan sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun