Mohon tunggu...
Lan Sir
Lan Sir Mohon Tunggu... Sinabung Belum Usai

Salah... Perbaiki lagi Gagal... Coba lagi Jatuh... Bangkit Lagi Never Give Up... Sampai Tuhan Berkata Waktunya Kembali

Selanjutnya

Tutup

Travel

Part II, Perjalanan ke Bali Diganti Dulu ke Sabang

21 Mei 2019   14:10 Diperbarui: 21 Mei 2019   14:40 0 0 0 Mohon Tunggu...
Part II, Perjalanan ke Bali Diganti Dulu ke Sabang
Merenung besar untuk perencanaan yg baik | dokpri

Hari ini Selasa 21 Mei 2019, sambungan dari persiapan perjalanan ke Bali. Malam hari senin, teralih pikiran, daripada jauh ke bali bagaimana jika ke sabang.

Harapan selanjutnya mengganti perjalanan ke bali jadi ke sabang (Aceh) walaupun bukan mimpinya ke sabang, mudah-mudahan perjalanan ke bali itu bisa tergantikan dengan wisata sekalian snorkling(menyelama) di sabang nanti. Kalaupun Tuhan izinkan juga pergi ke bali dan diizinkan rejeki itu lancar. Mudah-mudahan terwujud keduanya.

Setelah terpintas di benak dengan keadaan di sabang sayapun mencoba menggali informasi dari teman yg pernah kesana dan ada salah seorang teman yg usulkan naik bus saja dari medan biar santai.

Sempat terpikir memang untuk perjalanan santai dengan bus atau angkutan lainnya. Sebelumnya juga saya cari tau jalur menuju kesana baik bus, kapal, pesawat. Lagi-lagi pilihan saya jatuh kepada mobil pribadi walaupun nantinya harus minjam atau rental dan sewaktu rencana perjalanan ke bali saya sudah kontak agen rental mobil, memang ada yg ke sana tapi masalahnya mereka belum berani lepas kunci alhasil masih berpikir dalam lagi untuk perjalanan ke bali. 

Terpikirlah untuk ke sabang dengan kegiatan yg cukup banyak disana. Selanjutnya pagi tadi saya coba hubungi lagi salah satu agen rental mobil di berastagi, saya infokan perjalanan saya, dan persyaratan yg harus saya penuhi. Akhirnya ada juga agen rental mob yg bisa lepas kunci, tinggal menetap kan lagi ini perencana an selanjutnya. Doa dan harapan ke depannya Tuhan izinkan semuanya lancar.

Perencanaan selanjutnya, perjalanan kemana saja, penginapan, saudara yg bisa dihubungi di sepanjanh jalan, lokasi tujuan, yg paling penting makanan, baik bekal perjalanan maupum tempat makan, obat-obatan juga tak luput dari perhatian.
Semoga Tuhan Izinkan... Amin...