Mohon tunggu...
Kompasianer Lombok
Kompasianer Lombok Mohon Tunggu... Penulis - Komunitas Kompasianer Lombok

Komunitas dari Kompasianer Lombok - KOLOM | Reaktivasi 30 Maret 2022, sekaligus sebagai tanggal ulang tahun | Join WAG KOLOM; bit.ly/LiveIGKOLOM | IG KOLOM; https://instagram.com/kolom_kompasianerlombok

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

[KOLOM Tokoh] Ahmad SPd, Pendidik dan Expert Hotellier Lombok

6 Oktober 2022   17:55 Diperbarui: 6 Oktober 2022   17:59 170 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ahmad. S.Pd .CRMH. cSMH. pHPS.M.Tr.Par, duduk paling kanan. Dokumen istimewa KOLOM

Gili Trawangan, Lombok. Tak terbayang, pandemi telah benar-benar usai. Meski belum sepenuhnya pulih, hampir semua lapisan masyarakat telah mulai beraktivitas offline. Bertemu langsung. Berkumpul bersama. Sebagian dari enam prokes ketat di dua tahun terakhir, perlahan ditinggalkan. Demikian pula di Gili Trawangan. Destinasi wisata kelas dunia, di sisi utara Lombok.

Di salah satu sudutnya, terdapat satu resort besar. Ko Ko Mo Beach Resort, properti di titik tenggara Gili Trawangan. Kemewahan layanannya, didukung pula dengan kesempatan mendapatkan momen matahari terbit dan senja. Dua keindahan alami, yang membuat siapapun yang berwisata ke Lombok, menjadikan Trawangan sebagai destinasi gili utama. Di properti ini pula, KOLOM bertemu Ahmad. General Manager yang telah bertugas sejak tahun 2017 dulu.

Santri MAKN  Yang Menjadi Hotelier

"Saya itu santri angkatan pertama MAN PK - Madrasah Aliyah Negeri Program Khusus.   Sekolah khusus keagamaan yang dirintis Menteri Agama waktu itu, Munawir Sjadzali. Nilai NEM saya di mata pelajaran Agama Islam, sempurna. Angka 10. Tak terbayang, saya 'banting setir' dan justru bekerja di dunia pariwisata," Ahmad memulai kisahnya dengan masygul.

Akan halnya pendidikan di MAN PK kota Mataram, justru menjadi dasar kuat dalam keprofesionalannya bekerja. Begitu pula dalam semangatnya berkomunitas, serta berbagi ilmu. Di masa pandemi, Ahmad dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal AHLI - Association of Hospitality Leader Indonesia. Deklarasi AHLI berlangsung secara hybrid di Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Senin (27/9 2021 - web Inforial Tempo dot Co).

"Di masa pandemi, umumnya orang terpuruk, bisnis mereka mulai hancur perlahan, properti dijual untuk bertahan hidup. Sebaliknya, saya justru memanfaatkan momen serba tidak boleh di masa ini, untuk belajar, lalu berbagi. Alhamdulillah. Momen-momen saya berbagi pengetahuan, jadi semakin lengkap dasar keilmuannya. Saya praktisi sekaligus berhasil menyelesaikan proses akademis sampai di tahap master," lanjutnya.

Dua tahun masa pandemi, bersama AHLI, Ahmad menyelenggarakan event-event up-scalling skill bagi anggota AHLI. Di sisi lain, tetap aktif mengajar di Poltekpar Lombok -Politeknik Pariwisata. Juga berbagai event yang memintanya jadi narasumber sesuai bidang keilmuan yang dimilikinya.

The travel and tourism industry, it's just a huge part of our economy - Karen Parfitt Hughes 

Ahmad. S.Pd .CRMH. cSMH. pHPS.M.Tr.Par, satu dari banyak sosok dari pentahelix kepariwisataan Lombok secara khusus, dan NTB umumnya, yang berhasil menggabungkan pengalaman di bidang hotelier, ke ilmu-ilmu akademis yang lebih spesifik. Linear dengan pengalamannya di industri pariwisata.

Expert of Public Speaking, Leading and Selling

Saat ini sedang bertanggung jawab sebagai GM Ko Ko Mo Beach Resort Gili Trawangan, Ahmad juga sibuk berbagi pengetahuan akademisnya. Di sela rutinitas sebagai penanggung jawab tertinggi di resort yang berada di sisi tenggara gili cantik Trawangan, kelas-kelas offline dan online pun tetap berjalan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan