Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Artikel Utama

Tudingan dan Dukungan untuk Bintang Emon hingga Pemburu Webinar Gratis!

21 Juni 2020   04:45 Diperbarui: 21 Juni 2020   06:03 399 12 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tudingan dan Dukungan untuk Bintang Emon hingga Pemburu Webinar Gratis!
Komika Bintang Emon ketika tampil di Local Stand-up Day 2019. (sumber: Instagram Bintang Emon)

Komika Bintang Emon diserang di media sosial lantaran membuat kritik dalam bentuk video yang satire atas tuntutan ringan bagi dua terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Tudingannya tidak tanggung-tanggung, Bintang Emon dianggap menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Tapi, dari beragam serangan terhadap dirinya, tidak sedikit ia mendapat dukungan luas dari publik dan sejumlah tokoh setelah diserang di media sosial, termasuk Novel Baswedan sendiri.

Dukungan tersebut disampaikan melalui akun Instagram-nya, @novelbaswedanofficial mengaku prihatin atas serangan yang diterima oleh Bintang Emon tersebut.

Selain kabar dan konten mengenai tudingan fitnah kepada Bintang Emon, masih ada yang menarik dan terpopuler lainnya seperti kenormalan baru membuat sepak bola memiliki pendukung baru hingga misteri Kampung Salapan, kampung tua serba sembilan.

Inilah konten menarik dan terpopuler di Kompasiana dalam sepekan:

1. Kita yang Salah, Bukan Bintang Emon!

Ada yang kaget, tapi tidak sedikit yang prihatin atas tudingan dan serangan yang diterima oleh Komika Bintang Emon.

Bintang Emon diserang setelah membuat video untuk mengkritik dengan cara amat satire tuntutan ringan terhadap dua terdakwa penyerang Novel.

Kompasianer Indra Mahardika menilai, bahwa kekritisan Bintang Emon terkait proses penegakan hukum Novel Baswedan hanyalah murni bentuk pandangan kritis masyarakat biasa.

"Bintang Emon cukup kritis karena menyatakan bahwa penyiraman air ke muka sangat tidak logis jika dinyatakan ketidaksengajaan," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Boneka Seks, Kardus, dan Virtual 3D Jadi Suporter Baru Sepak Bola

Beberapa negara telah memulai kembali liga-liga domestik setelah berhasil membendung pandemi covid-19.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x