Kompasiana News
Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Tekno highlight headline

Uji Coba "Mode Malam", Twitter Versi Desktop akan Berubah Jadi Gelap

10 Agustus 2017   18:19 Diperbarui: 11 Agustus 2017   04:37 230 6 0
Uji Coba "Mode Malam", Twitter Versi Desktop akan Berubah Jadi Gelap
Sumber: https://9to5google.com

Beberapa waktu lalu, Twitter meluncurkan sebuah fitur mode malam untuk versi mobile. Mode ini memungkinkan pengguna untuk melihat tampilan layar Twitter dengan latar gelap. Fungsinya adalah agar pengguna yang membuka aplikasi dalam keadaan minim cahaya tidak terganggu dengan tampilan twitter yang terang sehingga membuat mata lebih nyaman dalam membaca. Kini, fitur ini akan dihadirkan pada versi desktop namun sampai saat ini fitur ini masih dalam tahap uji coba. 

Hal ini terungkap oleh Joe Maring, seorang jurnalis dari 9to5Google saat mengakses akun Twitternya. Ia mendapati ada tombol "Night Mode" pada bagian profil tepatnya di bawah tombol "log out." 

"Saya menemukan tombol ini pada versi dekstop dengan mengklik ikon profil dan tombol tersebut terletak di bagian paling bawah. Tidak ada staff 9to5Google lainnya yang menemukan tombol ini di profil Twitter mereka masing-masing. Jadi kemungkinan Twitter baru merilis fitur ini pada beberapa pengguna terpilih saja," tulis Joe dalam jurnalnya. 

Sejatinya tampilan mode malam ini tidak memengaruhi fitur atau layanan apapun pada Twitter. Yang berbeda hanya tampilan latar belakang halamannya saja yang berubah menjadi gelap atau kelabu. Pada mode standar, warna latar Twitter putih bersih dengan tampilan yang cukup terang. Hal ini tentu saja membuat mata pengguna Twitter yang membuka aplikasi mereka di malam hari dengan kondisi cahaya minim tidak terasa nyaman. Oleh karena itulah fitur mode malam ini kemudian diluncurkan. 

Selain itu background laman web yang kini bisa diubah menjadi warna abu-abu tua ini membantu penglihatan agar mata tidak cepat lelah jika kita mengakses Twitter di malam hari.

Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Sebagaimana diungkapkan Joe dalam jurnalnya, fitur ini baru muncul untuk beberapa pengguna terpilih saja. Untuk pengguna lain mungkin masih harus menunggu dalam jangka waktu yang tidak diketahui untuk menikmati Mode Malam ini. Pasalnya sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari Twitter kapan fitur Mode Malam ini benar-benar muncul.

Kami pun mencoba membuka layanan Twitter versi desktop dan memang benar kami tidak menemukan tombol tersebut. Kemungkinan besar pengguna yang bisa menjajal mode malam ini hanya berada di daerah atau regional tertentu dan belum mencapai regional Asia.

Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Berdasarkan data dari Statita, Twitter sendiri kini memiliki pengguna aktif dengan jumlah lebih dari 300 juta pengguna. Pengguna terbesar berasal dari Amerika Serikat yang hampir mencapai angka 70 juta. Kemudian disusul oleh India dengan jumlah pengguna 41,5 juta dan Indonesia berada di peringkat ke tiga dengan total pengguna sebanyak 24,3 pengguna. Twitter meluncurkan fitur ini pastinya bukan tanpa alasan. Mungkin berdasarkan data yang mereka miliki, jumlah pengguna yang mengakses di kala malam hari terbilang cukup besar sehingga demi kenyamanan, Twitter membuat mode malam ini. Namun itu adalah asumsi kami dan belum ada data pasti yang diungkap di media. 

Yang jelas, jika nantinya mode malam ini bisa diakses oleh pengguna di Indonesia, apa Anda akan lebih rajin berkicau di dunia maya?

Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com
Sumber: https://9to5google.com

(FIA/yud)