Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Liga (Profesional) Sepak Bola Putri, Bisakah Terwujud?

10 Mei 2024   12:58 Diperbarui: 10 Mei 2024   21:34 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Momen perayaan gol Claudia Scheunemann. (Diolah kompasiana dari Dok. PSSI via kompas.com)

Sudah melihat gol Claudia Scheunemann, penyerang Timnas Sepak Bola Putri Indonesia U17, ketika berhasil membobol gawang Filipina dalam ajang di Piala Asia Putri U17 2024? Kalau dari 1-10, berapa Komapsianer akan menilai gol Claudia?

Sayangnya, pada pertandingan itu Timnas Sepak Bola Putri Indonesia U17 takluk dengan skor yang cukup telak, 1-6. Kemudian, kala menghadapi Korea Selatan, Garuda Pertiwi harus kebobolan selusin, tanpa sekalipun cetak gol.

Dari dua pertandingan itu pula seperti menyadarkan: andai Liga profesional mereka ada dan pembinaan berjalan, pasti bisa jauh terasah dari segala aspek.

Kenyataannya saat ini kompetisi profesional sepak bola wanita di Indonesia seperti mati suri.

Kompetisi antarnegara terus ada, tetapi pergerakan sepak bola wanita seperti tak ke mana-mana. Tidak ada liga, hanya kompetisi amatir saja.


Bagaimana Kompasianer melihat keseriusan PSSI dalam mewujudkan Liga sepak bola untuk wanita?

Dengan persiapan sepak bola yang jauh dari kata siap, apakah menjadi tuan rumah sekelas Piala Asia adalah langkah yang tepat untuk memulai membangun sepak bola putri dalam negeri?

Kalau boleh mengintip dari cabang olahraga mana yang sekiranya dapat dicontoh?

Silakan tambah label Timnas Putri U17 (menggunakan spasi) pada tiap konten yang dibuat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun