Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Selamat Datang Baliho-baliho Politisi!

12 Agustus 2021   23:59 Diperbarui: 14 Agustus 2021   09:06 824 17 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Selamat Datang Baliho-baliho Politisi!
Sumber ilustrasi: olah gambar dari KOMPAS.com (PUTRA PRIMA PERDANA, ARIA RUSTA YULI)

Tiap melihat baliho lihat wajah pejabat yang tersenyum lebar, tangan mengepal, dan diikuti dengan jargon-jargon, apa respons kamu?

Padahal selama setahun belakangan kita sudah mengalami akselerasi digital dikarenakan pandemi. Tetapi, para tokoh, pejabat daerah/caleg dari berbagai partai masih menggunakan baliho fisik untuk menyongsong kampanye.

Ada begitu banyak yang hal yang bisa kita amati dari baliho politisi semacam ini. Selain jargon yang serupa antara satu dengan yang lain, pose foto, desain, dan font-nya pun kurang lebih sama.

Kira-kira visual seperti itu masih relevan tidak ya dengan selera konstituen dewasa ini? Lalu, apakah kamu mendapatkan informasi atau manfaat dari baliho tersebut? Bagaimana menurutmu?

Belum lagi sampah baliho besar-besar yang setiap tahun menumpuk di tiang atau pohon yang sama. Selain merusak fasilitas publik, keberadaannya cukup mengganggu pemandangan. Dan menambah PR para pembersih jalan.

Kalau niatnya untuk menjadi "top of mind" pada setiap warga, mungkin ada yang berhasil ya. Buktinya, sekarang banyak milenial dan generasi Z terngiang-ngiang oleh beberapa konsep baliho, lalu membuat parodinya.

Nah, Kompasianer sudah siap memasuki periode serbuan baliho? Menurut kamu mengapa sih para pejabat masih menggunakan baliho? Seandainya kamu pejabat, bagaimana cara kamu dongkrak popularitas agar tidak dianggap kuno dan usang?

Yuk bagikan opini kamu di Kompasiana dengan menyematkan label Baliho Politisi di tiap konten yang kamu buat.

Optimasi kontenmu di Kompasiana!
Optimasi kontenmu di Kompasiana!

Mohon tunggu...
Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan