Kompasiana
Kompasiana Official

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara Artikel Utama

Pro-Kontra: Dari Pertanyaan Debat Pilpres hingga Tambahan Biaya Bagasi Maskapai

8 Januari 2019   20:47 Diperbarui: 16 Januari 2019   17:25 1401 3 3
Pro-Kontra: Dari Pertanyaan Debat Pilpres hingga Tambahan Biaya Bagasi Maskapai
Foto: kompas.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk mengirim daftar pertanyaan kepada calon presiden-wakil presiden sebelum debat Pilpres digelar. Gagasan ini mengemuka supaya tak ada pasangan calon yang dipermalukan saat debat. Ketua KPU Arief Budiman menyatakan, martabat kedua paslon harus dijaga. Selain itu, masih ada topik lainnya seputar penambahan biaya bagasi untuk beberapa maskapai. Berikut topik Pro-Kontra pekan ini:

1. Lazimkah Pertanyaan Debat Pilpres Disampaikan Sebelum Sesi?

Mantan Komisioner KPU Sigit Pamungkas menganggap aneh putusan ini. Menurutnya, pertanyaan seharusnya disampaikan secara langsung saat debat berlangsung. Dengan demikian, jawaban yang muncul pun akan lebih otentik.

Terlepas dari polemik seputar kelayakan pemberian informasi pertanyaan sebelum debat berlangsung, sesungguhnya KPU berencana akan membuat dua model pertanyaan. Model pertama adalah bentuk pertanyaan terbuka tadi, yang akan dikirimkan sebelum sesi debat berlangsung. Sedangkan model kedua ialah pertanyaan tertutup yang akan disampaikan pada saat sesi debat.

KPU menargetkan daftar pertanyaan debat akan selesai pada 10 Januari 2019, yakni tepat satu pekan sebelum sesi debat pertama diselenggarakan

Kompasianer, bagaimana opini Anda mengenai putusan KPU ini. Sampaikan kecenderungan pilihan Anda dalam fitur Pro Kontra Kompasiana "Pertanyaan Debat Pilpres Lazim Disampaikan Sebelum Sesi"

2. Biaya Bagasi Maskapai Kini Dipisah, Setuju?

Maskapai Lion Air dan Wings Air yang tergabung dalam Lion Air Group mengenakan tarif untuk barang bawaan penumpang. Terhitung sejak 8 Januari 2019, penumpang Lion Air tidak lagi mendapat bagasi 20 kilogram --sedangkan 10 kilogram untuk Wings Air-- secara percuma alias gratis.

Menyusul kemudian Citilink akan mengenakan tarif tambahan serupa. Menurut penuturan Amalia Yaksa, js. VP Sales & Distribution PT Citilink Indonesia, ketentuan baru yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang, merupakan penyesuaian dari Peraturan Menhub Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi.

Tetapi, lanjutnya, ketentuan ini tidak berlaku untuk penumpang dengan rute perjalanan internasional.

Meski dari pihak Citilink belum tahu akan diberlakukan kapan, yang jelas manajemen Citilink Indonesia masih mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung untuk pemberlakuan bagasi berbayar ini.

Bagaimana jika Anda Kompasianer, diizinkan untuk memilih secara langsung? Manakah yang lebih Anda suka: tak perlu biaya tambahan bagasi tapi harga tiket dinaikkan; atau harga tiket tetap murah tapi ada opsi menambah biaya untuk bagasi.

Sampaikan opini/pendapat Kompasianer terkait penambahan biaya bagasi pesawat pada laman Pro-Kontra: Biaya Bagasi Maskapai Kini Dipisah, Setuju?