Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu... Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Tanggapan Indra Sjafri soal Kekalahan Timnas U-19 dari Persis Solo

29 Mei 2018   12:00 Diperbarui: 29 Mei 2018   12:02 599 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tanggapan Indra Sjafri soal Kekalahan Timnas U-19 dari Persis Solo
Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, saat memberikan keterangan kepada awak media pada sesi jumpa pers seusai laga di Stadion Manahan, Solo, Senin (28/5/2018).

KOMPAS.com - Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menanggapi dengan santai kekalahan anak didiknya saat melawan Persis Solo dalam laga uji coba di Stadion Manahan, Solo, Senin (28/5/2018).

Duel berakhir dengan skor 3-0 untuk Persis. Tiga gol Laskar Sambernyawa, julukan Persis, dihasilkan oleh Tri Handoko, Johan Yoha dan bunuh diri Nur Hidayat.

Menurut Indra, kalah atau menang dalam laga kali ini bukan hal yang utama. Pelatih berusia 55 tahun ini hanya ingin melihat kondisi skuad Garuda Nusantara setelah empat bulan dia absen melatih.

(Baca Juga: Piala Dunia 2018 - Jadwal Lengkap Grup A, Ditutup oleh Derbi Arab)

"Laga uji coba ini memang telah kami rencanakan. Saya tidak melihat kalah menangnya," kata Indra pada sesi konferensi pers pascapertandingan.

"Tetapi, saya ingin melihat lebih jelas kondisi timnas U-19 yang saya take over setelah saya tinggalkan selama empat bulan."

"Saya akan melihat tim ini, dan ke depannya akan saya perbaiki."

Sebelumnya, mantan pelatih Bali United ini sempat dicopot PSSI dari kursi pelatih timnas U-19 Indonesia per 20 November 2017. Namun, saat itu dirinya masih diminta untuk melatih Egy Maulana Vikri dkk pada masa-masa transisi menjelang penunjukkan pelatih baru hingga Januari 2018.

Keputusan itu diambil setelah pelatih berusia 55 tahun tersebut membawa timnas U-18 tampil dalam ajang Piala AFF U-18 di Myanmar. Pada ajang tersebut, Egy Maulana Vikri dkk merebut peringkat ketiga setelah menang atas Myanmar dengan skor 7-1.

Meskipun dicopot dari jabatan pelatih, kebersamaannya dengan federasi tak berhenti begitu saja. Indra disodori posisi baru untuk lebih fokus pada area football development demi mempersiapkan visi PSSI menyongsong Olimpiade 2024. (Adif Setiyoko)

VIDEO PILIHAN