Kompas.com
Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Regional Pilihan

Saat Salaman, Jonatan Tahu Lin Dan Gugup

15 November 2017   14:45 Diperbarui: 15 November 2017   15:01 158 0 0
Saat Salaman, Jonatan Tahu Lin Dan Gugup
Jonatan Christie



FUZHOU, Kompas.com - Jonatan Christie yang datang tanpa titel unggulan berhasil menyingkirkan pemain senior unggulan tiga asal Tiongkok, Lin Dan, di depan publiknya sendiri. Jonatan menang dua gim langsung dengan 21-19 dan 21-16.

“Poin paling penting ada di gim pertama. Karena poinnya kan mepet terus. Saya nggak mau kecolongan di gim pertama, karena bisa jadi di gim kedua dia lebih percaya diri dan saya jadi ngedrop. Jadi sebisa mungkin poin-poin penting saya paksa. Apalagi pas 17 sama, saya banyakin smash dan cepetin di lapangan,” kata Jonatan usai bertanding.

Menang di gim pertama, Jonatan meneruskan tren positif penampilannya di game kedua. Ia terus memimpin jalannya pertandingan hingga 20-9. Suasana sempat menegang manakala Jonatan tak bisa mengalahkan Lin Dan begitu saja. Jonatan bahkan harus bersabar ketika Lin Dan mencoba menyusul hingga 20-16. Beruntung akhirnya tunggal putra Pelatnas PBSI tersebut bisa memenangkan gim kedua dengan 21-16.

“Tadi saya sudah unggul 20-9, dari situ dia juga jadinya all out aja. Karena di gim kedua awal dia agak tegang. Berasa dari gim pertama kami salaman saja tangannya sudah dingin. Sebagai pemain kita bisa merasakan kalau  lawan lagi nervous. Saya juga kalau tegang tangannya suka dingin. Ternyata walaupun dia sudah juara Olimpiade dua kali, dia tetap ada tegangnya. Itu yang membuat saya percaya diri,” ujar Jonatan saat diwawancarai di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok.

“Saya berusaha enjoy dan lepas aja. Ini juga kan main di kandang lawan, jadi ya sudah main all out saja yang penting. Saya nggak nyangka juga di gim kedua dia bisa begitu. Seorang Lin Dan bisa banyak banget mainout-out. Saya nggak tahu kenapa, ya sudah saya tidak mau kehilangan kesempatan. Ini merupakan kesempatan bagus dan ini jadi hari terbaik saya juga. Karena pertama kali main di China Open Super Series Premier ini,” jelasnya lagi.

Hasil ini sekaligus memperkecil jarak rekor pertemuan Jonatan dengan Lin Dan menjadi 2-3. Sebelumnya, Jonatan tertinggal 1-3 dari Lin Dan, dengan pertemuan terakhir yang terjadi di Autralian Open 2017 lalu. Saat itu Jonatan kalah dua gim langsung dengan 14-21 dan 19-21.

Selanjutnya di babak dua, Jonatan akan menghadapi pemain Hong Kong, angus Ng ka Long yang menyiongkirkan pemain Indoensia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting 22-20, 21-18.