Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu...

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Ini Keterangan Saksi Mata Sebelum Insiden Lift Jatuh di Blok M Square

17 Maret 2017   18:00 Diperbarui: 17 Maret 2017   18:02 383 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini Keterangan Saksi Mata Sebelum Insiden Lift Jatuh di Blok M Square
Sebuah lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian menyatakan dugaan awal penyebab terjatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang, adalah kelebihan muatan. Saat terjatuh, lift tersebut dinaiki 25 orang. (Baca: Lift Anjlok di Blok M Square Diduga karena Kelebihan Muatan)

Kebanyakan adalah jemaah yang baru selesai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Nurul Iman yang terletak di lantai 7 mal tersebut. Salah satu saksi mata dari kejadian tersebut adalah Toto (33).

Ia adalah salah satu warga yang ikut menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Iman. Menurut Toto, ia ikut dalam antrean jemaah di depan lift selepas jumatan. Saat itu, waktu menunjukan sekitar pukul 12.45.

Sebelum lift jatuh, Toto menyebut lift dalam kondisi penuh. Sirine lift sebenarnya sudah berbunyi sebagai penanda lift kelebihan beban dan harus ada beberapa orang dalam lift yang keluar. Namun, tanda peringatan itu tidak diindahkan orang-orang yang berada di dalam lift.

"Sudah bunyi tit...tit...tit.... Pas liftnya tutup, langsung jatuh. Banyak tadi isinya, lebih dari 10 orang," kata Toto saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian.

Baca: Tak Ada Korban Jiwa pada Peristiwa Lift Jatuh di Blok M Square

 

Pantauan Kompas.com sekitar pukul 13.15, beberapa korban luka ditandu dan dibawa dengan taksi menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina. Lift terjatuh ke lantai B (basement) yang merupakan lantai paling bawah di mal tersebut.

Di lokasi sekitar terjatuhnya lift tampak dikerumuni orang. Salah seorang saksi mata yang berada di lantai B saat kejadian, Ucok (26) mengaku mendengar suara benturan keras saat lift jatuh. "Suara gedebum!" kata dia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebut lift jatuh karena tali atau sling putus hingga lift meluncur ke basement. Sampai saat ini, polisi masih mendalami kejadian tersebut.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x