Mohon tunggu...
Rudy Gunawan
Rudy Gunawan Mohon Tunggu... Numerolog

Pemegang Rekor MURI sebagai NUMEROLOG PERTAMA di INDONESIA. Member of IPSA (Indonesian Professional Speakers Association). Enterpreneur, Speaker, Author, Numerologist.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Artikel Utama

Metafisika Tiongkok: Setiap Kejadian akan Berputar Ulang pada Siklusnya

6 Maret 2020   17:28 Diperbarui: 7 Maret 2020   22:51 2914 15 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Metafisika Tiongkok: Setiap Kejadian akan Berputar Ulang pada Siklusnya
Sumber: Look and Learn | ISTIMEWA

Mengunjungi sahabat lama selalu menyenangkan, apalagi jika sahabat lama adalah seorang ahli Metafisika China yang berpengalaman.

Cieng Hong Namanya, atau biasa juga dipanggil dengan sebutan Koh Ahong. Seorang lelaki sederhana yang rendah hati, meskipun memiliki segudang ilmu filsafat kuno.

Pada usianya yang hampir mendekati 60 tahun, Koh Ahong terbaring di atas tempat tidur selama hampir 10 tahun terakhir.

"Manusia berhitung, namun Surga-lah yang menentukan," ucapan Koh Ahong dalam bahasa Mandarin dialek Makassar.

Sekitar 10 tahun yang lalu, Koh Ahong mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kemampuan berjalan dengan baik.

Penulis dan keluarga telah mengenal Koh Ahong selama 20 tahun, dan setiap tahunnya, sebagai warga Tionghoa yang memercayai budaya spiritual Tiongkok, mengunjungi Koh Ahong, adalah hal yang wajib.

Secara umum, Metafisika China menggunakan filsafat lima unsur (Logam-Kayu-Air-Api-Tanah). Kelima unsur ini saling berkaitan dan menimbulkan hubungan mendukung atau menghancurkan.

Dengan memahami filsafat dasar ini, sang pembelajar kemudian dapat memperdalam berbagai ilmu warisan lainnya, seperti Feng-Shui (ilmu tata ruang), Ba-Zhe (hasta aksara berdasarkan Shio), Face Reading (ilmu membaca wajah), dan juga Ilmu Kesehatan Tiongkok Kuno.

Koh Ahong termasuk seorang yang sangat bertalenta, karena menguasai berbagai macam ilmu Metafisika China, dibandingkan dengan beberapa Master lainnya yang pernah penulis temui.

"Kejadian di dunia berputar dalam siklusnya. Setiap siklus ditandai dengan kejadian yang hampir mirip," ujar Koh Ahong.

"Setiap siklus jika diperhatikan akan memunculkan tanda-tanda alam, dan semuanya tercatat dalam sebuah referensi kuno selama ribuan tahun lamanya."

Penulis pernah menuliskan hal ini sebagai artikel pertama di Kompasiana yang berjudul "Supranatural vs Metafisika."

Ilmu metafisika mengacu kepada kejadian yang tercatat selama ribuan tahun, yang disebut dengan Empirisme. Statistik dengan contoh sampel yang sangat besar, kemudian menjadi referensi atas kejadian masa depan.

Saat sekarang tabir ilmu ini sudah mulai terbuka, dan setiap orang dapat mencari guru atau referensi dari penerbit terkenal luar negeri. Di Malaysia dan Singapura, banyak pilihan kelas metafisika yang terbuka untuk umum.

Ilmu tersebut dapat dipelajari dengan mudah dan disusun dalam sebuah kurikulum teratur oleh praktisi metafisika terkenal, seperti Lilian Too atau Joey Yap.

Ilmu filsafat adalah luar biasa adanya. Sangat luas, tak terhingga, sebagaimana pikiran manusia yang dapat berkembang tanpa batas.

Namun dari seluruh ilmu metafisika Tiongkok kuno, penulis paling mengagumi sebuah ilmu yang bernama Zhi Meng Dung Cia. Jika kita pernah melihat film silat, seringkali ada kemunculan seorang peramal yang memainkan jari-jarinya untuk menghitung kejadian masa depan. Kurang lebih seperti itulah gambaran ilmu yang menggunakan tanda-tanda alam sebagai petunjuk keadaan yang akan terjadi.

Seorang kawan Master Feng-Shui yang bernama Erwin Tan (domisili di kota Surabaya), pernah mengikuti pelatihan ini dari seorang guru ternama di Malaysia.

Bayarannya selangit, dan dipelajarinya pun susah, meskipun sebuah software canggih dapat diinstall pada laptop atau handphone, membantu para praktisi yang susah menghitung dengan jari.

Menurut Erwin Tan, jika ada sebuah pertanyaan yang akan diajukan, maka praktisi diharuskan menghitung tiga unsur utama sebagai penentu titik 0.

Tiga unsur tersebut adalah 1) tanggal lahir pasien, 2) waktu pada saat pertanyaan diajukan, dan 3) posisi di mana pertanyaan diajukan.

Setelah itu, maka dicarilah tanda-tanda alam yang akan muncul untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x