Mohon tunggu...
Toto Priyono
Toto Priyono Mohon Tunggu... Liberal Javanese People

Bagi saya, hal yang paling mengecewakan sempitnya pengetahuan, "Intuisionisme". Tertarik dengan : Filsafat Romantisisme, Sosial-Budaya, Sastra dan Politik

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Aktualisasi Diri Manusia sebagai Pekerja Modern

12 Januari 2019   11:13 Diperbarui: 30 Januari 2019   20:09 0 1 1 Mohon Tunggu...
Aktualisasi Diri Manusia sebagai Pekerja Modern
Sumber : gofreedownload.net

Bekerja merupakan suatu aktivitas yang sangat dibutuhkan manusia. Bukan hanya manusia modern, manusia pra sejarah bisa bertahan hidup juga dengan cara bekerja. Bekerja sendiri berarti berproduksi, entah bagaimana cara mereka berkerja. Menjadi penting adalah mereka mendapat hasil dari apa yang mereka kerjakan untuk kehidupan mereka.

Semakin modern kehidupan manusia semakin besar juga peluang untuk bervariasinya cara bekerja. Berbeda dengan masa pra modern, manusia bekerja untuk dirinya sendiri. Bertani menanam untuknya sendiri, demikian juga berburu, tetap untuknya sendiri. Bahkan jasa dari kerjanya seperti membangun teknologi pun untuk dirinya sendiri.

Keadaan berubah, kondisi sosial dan budaya masyarakatpun berubah. Saat ini bukanlah pra modern, di mana distribusi produksi kerja hanya untuk mencukupi dirinya sendiri. zaman sudah bergerak maju dengan segala problematika bentuk evolusinya. 

Kota-kota tercipta begitupun dengan desa yang diperuntukan sebagai lahan untuk berproduksi pangan. Sedangkan kota sendiri diciptakan untuk pusat barang industri dan jasa. Oleh sebab itu distribusi modern berarti tidak lagi untuk mencukupi dirinya sendiri tetapi saling bertukar produksi untuk saling mencukupi kebutuhan diri masing-masing.

Peradaban dunia saat ini sudah menjadi masyarakat industri. Masyarakat industri berarti masyarakat yang melakukan aktivitas kerja bukan dengan alat sederhana. Masyarakat industri bekerja berproduksi barang maupun jasa dengan teknologi baik mesin atau perangkat komputer. Untuk itu peradaban modern merupakan keadaan yang paling kompetitif antar sesama manusia. 

Kehidupan menuntut melayani atas nama ekonomi, untuk saling tukar menukar barang dan jasa hasil dari produksi. Kini sesama manusia bersaing dalam segala bentuk varian kerja untuk mempertahankan hidupnya. Tidak jarang spesifikasi bekerja juga harus dengan tingkat intellektualitas yang tinggi untuk bisa mengimbangi kecerdasan system mesin atau perangkat komputer. 

Bukan tidak mungkin masa depan peradaban tidak lagi membutuhkan tenaga kerja manusia, sementara untuk saat ini tenaga manusia mulai dikurangi dengan bantuan teknologi dan system komputer. Lalu kedepan system dari kehidupan menselksi untuk dan mencetak para manusia sebagai pekerja yang cerdas.  Manusia cerdas itu ditempatkan sebagai kontrol dari teknologi penunjang kerja itu sendiri dimasa depan.

Bukan pula tenaga yang harus engkau bangun sebagai manusia masa depan, tenaga manusia akan kalah jauh dari teknologi mesin atau teknologi komputer yang dinilai akan lebih efisien oleh karena itu manusia haruslah mampu beradaptasi dengan jamannya. 

Tidak lagi dengan tenaga cara mengolah badan untuk bekerja. Sebagai pekerja masa depan, manusia hanya perlu mengolah intellektualitasnya karena kedepan manusia bekerja bukan sebagai abdi alam secara langsung dengan tenangannya melainkan menjadi abdi teknologi. Tetap sama dimaksudkan menjadi tangan yang efektif dalam mengeksploitasi alam.

Semakin banyaknya manusia dan kemajuan teknologi saat ini haruslah dapat manusia siasati. Bagaimana caranya mencari celah untuk tetap bisa bertahan dengan perubahan system. Saya mengira tidak ada tujuan lain dalam kehidupan ini selain mempertahankan hidup. 

Sedangkan hidup adalah kebutuhan itu sendiri. Kehidupan untuk hidup butuh makan, tempat tinggal dan sandang sebagai kebutuhan utamanya. Karena itu, setiap kebutuhan-kebutuhan manusia modern dapat terakses melalui kegiatan ekonomi, melalui kerja sendiri ekonomi dapat terbangun.