Mohon tunggu...
KOMENTAR
Travel

Rest Area

14 Oktober 2019   20:30 Diperbarui: 14 Oktober 2019   20:48 20 0

Baru saya sadari, dalam perjalanan menuju Bandung ini saya numpang di Mercy E-Class tipe terbaru, milik teman. Di spedometer tertera gambar secangkir kopi dan keterangan harus rehat sejenak.

"Harus singgah ngopi! Secara otomatis kalau sudah menempuh perjalanan dalam waktu dan jarak tertentu, mobil ini akan mengingatkan kita bahwa supir perlu istirahat," ujar Makhfudz Sapp, teman saya, si pemilik mobil.

"Singgah di rest area!" tanggap saya. "Sekalian sholat mahgrib."

"Bandung masih jauh, Pak." sela Supir. Sepertinya ia sangat senang. Ia butuh menyuruput kopi.

"Mobil ini dilengkapi banyak fitur yang bisa berinteraksi dengan penumpangnya. Tahu apa kebutuhan kita," jelas Makhfud.

"Iya, betul."

Di depan, telah melambai-lambai rest area 57. Di luar sana mendung menjelang mahgrib. Begitu mobil parkir, saya langsung menuju masjid di res area tersebut.

Hampir dua jam merayap melewati jalan tol, termasuk Tol Tanjung Priok yang baru dan masih lengang. Baru tersendat-sendat ketika memasuki kawasan Bekasi dan Cikarang.

Pembangunan LRT penyebabnya.

KEMBALI KE ARTIKEL