Mohon tunggu...
KOMENTAR
Lingkungan Pilihan

Cara Istriku Menyiasati Limbah Dapur

25 September 2021   21:42 Diperbarui: 25 September 2021   22:20 95 7

Gaya Istriku Menyiasati Limbah Dapur

Walaupun istriku tipe istri modern
namun sangat detil dengan dapur. Saking detilnya, kompor  kami punya tisu khusus. ada bunga gantung di dekat wastafel. ada gunting untuk membuka sabun saset saat mencuci di mesin. Ada jeruk nipis asli di wadah pencuci piring, pelengkap sabun cairnya.

Yah,walaupun dapur kami hampir selalu tak bisa rapi, dengan ragam alasannya, terutama alasan anak anak, dan alasan si ayah, aku yang tidak biasa tertib. Akibatnya, aku akan menertibkan dapur bersama anak anak, dan istriku istirahat di sofa atau cek WA.

Bicara dapur tentu bicara pengolahan, produksi, racikan, kegembiraan, dan sisanya, limbah. Limbah apa saja, sebagai hasil akhir dari proses tadi.

Perhatian kita terhadap limbah ini bisa mengurangi dampak negatif bagi lingkungan dan memengaruhi kualitas hidup keseharian kita juga, serta yang terpenting, perilaku kita terhadap lingkungan sebagai acuan bagi nilai" hidup yang diambil oleh anak anak kemudian hari.

Di forum yang kecil ini, ada beberapa gaya dan pendekatan istriku dalam menyiasati limbah dapur.

Pertama, untuk limbah dari batang/kulit sayuran yang akan dimasak dan jenis rempah, seperti kulit bawang, potongan sisa tomat, jeruk dll,  biasa kami kumpulkan di satu wadah, kami endapkan di tempat khusus beberapa hari sehingga bisa digunakan jadi pupuk tanaman yang di halaman rumah.

Kedua, limbah cucian beras
Sebelum ditanak, bekas cucian itu kami siramkan pada tanaman juga, kadang untuk tanaman bunga dan pohon pisang di belakang rumah. Idealnya, limbah bekas cucian pakaian juga bisa disiasati dengan mengolahnya menjadi siraman halaman saat berdebu, atau disiramkan di jalan depan rumah saat cuaca panas. (ini belum rutin kami lakukan karena butuh seperangkat mekanisme agar sisa cucian tadi automatis terbuang sesuai maksud, bukan sekadar ke parit/selokan).

Ketiga, sisa makanan
Secara praktis sisa makanan ini kami jadikan sebagai makanan ayam di belakang rumah, saat belum ada piaraan ayam, kami sajikan untuk kucing liar yang sesekali mampir bermain di halaman belakang.

Keempat, Limbah kemasan
Sebagian kami simpan, ada yang dialihfungsikan sebagai wadah dan keperluan teknis lainnya. Bekas kemasan Minyak Goreng bisa jadi pot atau pengganti polibek.

Kelima, ini yang agak unik. karena menerapkan prinsip herbal. Belum lama kami mulai, khususnya aku. Apa itu?
Untuk sebagian kulit dan biji dari sisa buah yang kita makan, bisa kita kita rendam dengan air hangat selama dua jam. 

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan