Mohon tunggu...
KOMENTAR
Film

Ayo Nonton "Iqro My Adventure"

14 Juli 2019   07:14 Diperbarui: 14 Juli 2019   07:22 55 0

Film anak anak nyaris pupus dari perfileman Indonesia bahkan dari sinetron yang tayang di televisi. Kehadiran IQRO My Adventure serasa angin segar yang menawarkan tontonan bagi keluarga Indonesia. Sangat Wajar jika para Ibu membawa Suami dan anak anak mereka, begitu juga para Tante dan om yang masih single membawa para ponakannya.

Aqila (Aisha Nurra Datau) merupakan siswi sekolah menengah yang mengaliri impianya menjadi Seorang astronot dengan aktivitas yang sesuai. Seorang remaja yang sangat dekat dengan opanya, Seorang professor emeretus dengan Keahlian sampah luar angkasa (Cok Simbara) yang berprofesi sebagai astronomer Planetarium Jakarta. Paduan impian Aqila dan kakeknya tentu sangat berkaitan dan menjadikan kedekatan ini jadi bagian pemerhatian sang oma (Artis Ivo). Begitu juga keluarga Inti, ayah dan Ibunya serta guru mengaji yang mensuplai buku tentang astronot kepada Aqila. Pada buku pemberian itu, Aqila Mengenal Ibu Tsuraya (Maudy Kusnadi) Seorang ahli mikrobiologi yang mengembangkan riset pertumbuhan tanaman luar angkasa.
Melalui sebuah kegiatan bedah buku Ibu Tsuraya dan kegigihan Aqila, Akhirnya mereka berdua menyusun Vlog yang akan disertakan Pada kompetisi berhadiah Tiket perjalanan ke pusat penelitian ruang angkasa di Inggris. Cara Vlog yang mereka buat sangat berisi karena Aqila mengambil latihan persiapan Seorang astronot. Pada bagian ini, penonton dapat mendalami karakter peneliti yang tidak mempermasalahkan cara peserta didiknya dalam menyerap ilmu yang sedang dibelajarkan bahkan memantau dan membuat background video sehingga ketika Aqila mendapatkan masalah serius, dokumen penting itu masih tersedia.
Sesungguhnya film ini sarat makna dan sangat baik ditonton oleh keluarga Indonesia. Menjadi orang tua dengan gadget yang menarik minat anak anak memerlukan teknik tersendiri. Aqila adalah contoh remaja yang terdedah dengan teknologi tersebut dan mampu menggunakannya dengan tepat. Bahkan ketika ia melihat handphone sekaligus alatnya merekam semua informasi berada dalam Aquarium kecil, ia mampu meletakkan keadaan itu sebagai keteledorannya dalam bersikap yang secara tiba tiba harus menolong Sahabatnya (Ahmad Fauzi) yang Ayahnya ditangkap polisi karena keluguannya.

KEMBALI KE ARTIKEL