Mohon tunggu...
KOMENTAR
Novel

Embun Fajar

13 Juli 2018   12:25 Diperbarui: 13 Juli 2018   12:32 477 0

Di bawah hangatnya gubuk mungil yang menjadi tempat berkeluh kesah dengan hari-hariku yang semakin menantang. Tak ada gunanya hanya berceloteh manja tanpa meninggalkan sesuatu yang luar biasa yang dapat dilihat sekejap dikemudian hari. Diatas tempat sujud ini tiba-tiba teringat masa yang telah terlewat bersamamu. Masa yang membuat hati tak tenang, masa dimana segala sesuatu yang selama ini sudah terkubur lama dan sangat dalam, kau maksudkan kembali. Sungguh membuat hati ini bertanya-tanya. Bukankah dahulu kau tak menginginkannya ? namun mengapa sekarang berucap seakan-akan dahulu kau tak pernah menginginkannya.

KEMBALI KE ARTIKEL