Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

(Puisi) Ayah, Tetaplah di Sini

19 September 2022   06:45 Diperbarui: 19 September 2022   06:59 90 5

Ayah
Biarlah sepi menjadi teman kita berkisah
Bersama nyanyian para jangkrik pada sela-sela semilir angin yang pasrah
Biarkan mereka menguping kemudian cemburu
Betapa besar kasihku padamu.

Ayah
Teruslah menatap rona senja bersama
Menanti mentari pada dinginnya pagi yang basah
Menyahut celoteh paksi di antara warna buana yang indah

Ayah
Tiada izinku padamu menakhlikkan rindu yang pecah
Tiada bentangan jarak yang tak bisa tergapai langkah
Tiada isak yang tetesnya bernarasikan gundah

Gorontalo, 19 September 2022

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun