Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Cerpen: Kancut Mendakwa Hujan

13 September 2021   17:54 Diperbarui: 13 September 2021   17:59 144 6

"Saya ingin mendakwa hujan!" teriak Kancut dengan berlari tergopoh-gopoh menghadap Pak Hakim yang tengah sibuk mengurus permasalahan Nek Ipah, pencuri  buah cokelat kebun orang. Setelah sebelumnya, Kancut dengan bersusah-payah  menerobos dua orang berbadan kekar yang tak lain tak bukan adalah penjaga pintu ruang sidang. Kancut tak peduli terhadap sekelilingnya, ia tak peduli mata-mata yang memandangnya. Ia tak peduli lensa-lensa yang mengarah kepadanya. Ia tak peduli. Kegeramannya kepada hujan agaknya sudah menyunat urat malu Kancut.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan