Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud Artikel Utama

Selamat Jalan Ratu Elizabeth II

9 September 2022   02:14 Diperbarui: 9 September 2022   04:40 1452 46

Kompasianer, duka mendalam bagi keluarga kerajaan Inggris, warga Britania Raya, serta warga dunia.

Pada hari Kamis (8/9) waktu setempat, Kerajaan Inggris mengumumkan bahwa Ratu Elizabeth II telah meninggal dunia di usianya yang ke-96 di Balmoral, Skotlandia.

Lahir di London pada tanggal 21 April 1926, Elizabeth Alexandra Mary dinobatkan sebagai Ratu pada usia 27 tahun selepas ayahnya, mendiang Raja George VI meninggal dunia.

Bagi Kompasianer tinggal di Inggris atau di negara persemakmuran lainnya, bagaimana suasana duka yang terasa di sana saat ini? Bagaimana prosesi berjalan? Bagaimana cara warga ikut berduka?

Memimpin Kerajaan Britania Raya, Irlandia Utara, dan 16 Negara Persemakmuran, Ratu Elizabeth II telah menghadapi banyak momentum penting yang berdampak besar bagi warga dunia. Krisis pasca Perang Dunia II, kemerdekaan negara-negara persemakmuran, Perang Vietnam, Perang Teluk, unifikasi Jerman Barat-Timur, runtuhnya Uni Soviet, hingga kini dunia menghadapi COVID-19.

Sebagai pemimpin monarki Inggris yang paling lama menjabat, kebijakan yang dikeluarkan oleh Ratu Elizabeth II bukannya tanpa kritik. Meski demikian, ia dikenal sebagai ratu yang tegas sekaligus menonjolkan sisi-sisi humanis.

Bahkan, dalam 70 tahun kepemimpinannya, Ratu Elizabeth II berhasil menjalankan perannya dengan bekerja sama dengan belasan nama Perdana Menteri Inggris. Mulai dari Churchill, Margaret Tatcher, hingga Boris Johnson.

Perannya yang ikonik dan kisah hidupnya yang berliku bahkan diabadikan dalam sejumlah film. Di antaranya dalam serial The Crown di Netflix dan film-film dokumenter.

Kompasianer, apa yang teringat dalam pikiranmu saat mengenang mendiang Ratu Elizabeth II? Peristiwa historis apa yang mengingatkanmu pada bakti Sang Ratu semasa hidupnya? Kebijakan apa yang berkesan?

Setelah ini, siapakah suksesor Ratu Elizabeth II yang menurutmu pantas serta berhak? Apakah kiprahnya nanti dapat menyaingi pamor Ratu Elizabeth II? Tuliskan reportase, opini, dan pengalamanmu di Kompasiana. Sertakan label Ratu Elizabeth II (dengan spasi) pada setiap konten yang kamu buat.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun