Mohon tunggu...
KOMENTAR
Kesehatan

Ari Apresiasi Semangat Gotong Royong dalam JKN-KIS

2 Agustus 2021   09:50 Diperbarui: 2 Agustus 2021   09:59 40 1

Ungaran,  Lima puluh tiga tahun mengabdi, BPJS Kesehatan selaku pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari peserta yang merasakan manfaat langsung program ini.

Ari Widianto, peserta JKN-KIS warga Susukan Ungaran, mengungkapkan Program JKN-KIS sebagai program unggulan dari Pemerintah layak mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Dalam nuansa perayaan HUT BPJS Kesehatan ke-53, ia berharap program ini bisa terus ada dan memberikan layanan kesehatan ke seluruh masyarakat.

"Selamat Hari Ulang Tahun BPJS Kesehatan ke-53. Semoga semakin maju dan semakin lebih baik. Serta semoga Program JKN-KIS berkesinambungan sehingga masyarakat terjamin kesehatannya," kata Ari, Kamis (22/07).

 Secara pribadi Ari yang telah mengikuti Program JKN-KIS sejak lama merasa program ini sangat berguna bagi masyarakat. Ibunya pun sudah merasakan manfaat langsung. Ibunya dulu pernah sakit kanker payudara dan berobat menggunakan JKN-KIS. Karena kondisi yang mengkhawatirkan ibunya pun mendapatkan penanganan serius hingga tindakan operasi di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.

"Keluarga sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Banyak sekali kemudahan yang kita terima dari awal pengobatan Ibu, dari tindakan operasi, rawat inap hingga rawat jalan," ungkap Ari.

Begitu besar manfaat dari Program JKN-KIS membuat Ari merasa setiap orang wajib punya kartu JKN-KIS. Apalagi di saat kondisi pandemik saat ini. Akan berat rasanya jika tiba-tiba sakit tapi tidak memiliki perlindungan kesehatan.

Menurutnya, meskipun tidak berharap sakit tetapi memiliki kepesertaan JKN-KIS akan memberikan rasa aman. Di satu sisi juga bisa saling membantu lewat iuran yang dibayarkan untuk membiayai peserta lain yang sakit. Ia sangat mengapresiasi semangat gotong royong dalam program ini.

"Jika di luar sana masih ada yang belum mendukung program JKN-KIS dengan menjadi peserta maka segeralah introspeksi diri. Tidak selamanya orang itu sehat. Jangan sampai sakit baru daftar. Lagi pula program ini bisa meringan beban orang lain. Jadi tunggu apalagi," pungkasnya.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan