Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Tetap Istiqomah, WBP Mualaf Rutan Banda Aceh Perdalam Ilmu Agama Islam

23 September 2022   14:01 Diperbarui: 23 September 2022   14:19 138 1

Banda Aceh - Lembaga Pemasyarakatan atau Rumah Tahanan tidak hanya menjadi tempat untuk menjalani pidana bagi seseorang yang melakukan tindakan kejahatan, namun juga menjadi tempat untuk mendapatkan hidayah dan memperbaiki diri atas semua tindakan kejahatan yang pernah di lakukanya.

Seperti yang di lakukan seorang Warga Binaan, (M/40) yang menjadi mualaf sebelum menjalani pidana di Rutan Banda Aceh, Meskipun dengan kondisi sedang menjalani pidana dan dengan segala keterbatasan tidak menyurutkan semangatnya untuk belajar agama Islam di mesjid At-Takwabin Rutan Banda Aceh setiap harinya,(Kamis,22/09/2022).

Terutama dengan adanya Kerja sama Antara Rutan Banda Aceh dan Kementerian Agama kabupaten Aceh Besar terkait dengan kegiatan Pengajian agama Islam di Rutan Banda Aceh, tentunya wadah untuk medapatkan Pengetahuan agama Islam bagi Markus dan seluruh warga binaan lainya makin terbuka lebar.

Dalam hal bimbingan rohani ini, (M/40) yang merupakan seorang mualaf tentunya mendapat sambutan serta perhatian lebih dari para tenaga Punyuluh, hal hal yang mendasar dalam pemahaman ajaran islam seperti fiqih, tauhid dan akidah Akhlak menjadi materi yang di ajarkan.

(M/40) yang merupakan Warga binaan Mualaf Mengatakan rasa berterima kasihnya kepada pihak Rutan Banda Aceh dengan adanya kegiatan pembinaan Kerohanian ini sangat membantu saya dalam memperdalam agama Islam terlebih saya seorang mualaf dan saya senang di sambut hangat oleh teman teman lainnya".

Sementara itu, Karutan Kelas IIB Banda Aceh, Irhamuddin, dalam hal ini menyampaikan "Tentunya Rutan Banda Aceh selalu memfasilitasi seluruh Kegiatan Kerohanian bagi warga binaan baik agama Islam, Nasrani dan Agama lainya".

"Saya harapkan kepada (M/40) yang merupakan seorang Warga binaan yang baru mualaf agar tetap istiqomah dalam menjalani proses bimbingan agama Islam di rutan Banda Aceh" ujar Karutan

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan