Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Pekat Merayap Mengendap di Antara Senyap

26 November 2021   17:51 Diperbarui: 26 November 2021   18:03 127 15
Pekat Merayap Mengendap di antara Senyap

Semesta sontak berjelaga
hitam pekat sewarna arang
baluri sekujur daksa cakrawala

Sesaat lagi atap langit kan
runtuhkan hujan dan tak kuasa
menahan berat beban air serapan

Maka menangislah kedua
biji bola matanya hingga sembab
memerah air mata bergulir menderas

Pekat merayap mengendap
di antara senyap tak ubahnya
siluman kegelapan kenakan jubah kelam

Sekelam jantung malam
di antara seringai halilintar
liar menyambar mencipta ingar bingar

Semesta seperti berkabung
dalam pekat yang berselubung
hingga rintik menitik merupa titik

Kemudian menjelma basah
di atas tanah merah dan liat
laksana dalam kubangan liang lahat



* ) GAS H-1

***
Hera Veronica Sulistiyanto
Jakarta 26/11/20211



KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun