Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Lelaki Tua dan Baki Asongan

6 Mei 2021   22:32 Diperbarui: 6 Mei 2021   22:56 111 18

Lelaki Tua dan Baki Asongan

Duduk tertunduk lesu
di atas trotoar berdebu
seraya menopang dahi
rehat sejenak disela-sela

Berkelahi dengan waktu
dan berjibaku dengan
hari-hari yang keras
di antara nafas memburu

Menjaja rokok ketengan
dengan baki asongan
dirasa sungguh penat
mengingat usia terbilang uzur

Mengakrabi tarian debu
yang hinggap pada wajah aspal
menghirup asap pekat nan tebal
menyembur dari moncong knalpot

Mencumbui mentari garang menjilat
helai uban di kepala hingga berkilat
melangkah gontai didera lelah
berkalung tali baki asongan

Berpayah-payah melakoni
menjaja barang asongan
meski hasil teramat minim
jauh dari.kata mencukupi

Demi menyambung hidup kendati
nafas kerap tersengal lantaran
usia digilas derap kaki masa
mematri ribuan penat tak terucap

KEMBALI KE ARTIKEL