Mohon tunggu...
KOMENTAR
Catatan Pilihan

Feby.... Sesaat Mengenalnya

8 Januari 2015   23:14 Diperbarui: 17 Juni 2015   13:31 563 1

Perjumpaan Pertama

Pagi itu, setelah menjalani dinas luar kota selama 3 hari, aku menginjakkan kaki kembali di kantor, setelah keluar lift dengan bergegas berjalan memasuki selasar menuju ruang biro hukum,  berpapasan dengan wajah cantik yg berjalan dengan percaya diri bahkan cenderung gagah dan senyum manis yang tersungging di bibir tipisnya. Hari itu pertama kali saya melihatnya, sekilas  terbersit pertanyaan, siapakah dia? Anak PKL kah, atau anak nyasar?....

Tak lama, gadis tersebut masuk ke ruang biro hukum dan duduk dengan santainya di kursi bu Eny .... Lha siapakah dia, sekretaris baru pengganti bu Eny? Wow asyik banget, apalagi kalau bu Eny yg sdh 50 thn, bisa ditukar dengan 2 gadis yang berumur 25 tahunan 2 seperti dia .... Hehehehehehe (sorry bu Eny just joke ...)

Ya ternyata dia salah satu dari 9 calon pegawai yang magang di Biro Hukum .... Namanya Feby Sabrina Mega.

Feby yang saya tahu

Feby, anak bungsu dari 3 bersaudara, asli padang, lahir dan besar serta tinggal di Kota Bekasi. Ini mungkin yang disebut nasi rendang ala bekasi. Tak lama setelah lulus kuliah S1 Hukum di UnSoed pada pertengahan tahun 2013 , gadis mungil ini menjejakkan kaki di belantara beton gedung kantor ini, diterima sebagai salah satu calon pegawai pada akhir tahun 2013. Awal dari suratan takdir mengenal feby selama 10 bulan kemudian.

Feby itu ternyata tukang tidur, nempel dan nyandar dikit pasti  tidur.... Di sofa kantor, di meja kantor, di musholla, naik taksi bahkan numpang mobil orangpun tidur, yang terakhir ini sih gak sopan sama pak sopirnya, hihihihihi ..... feby mudah sekali untuk tidur dan terlelap, gambaran sebuah jiwa yang bebas dan tanpa beban.....(gak percaya? Lihat saja foto feby bobo’ siang....)

Walaupun bertubuh mungil dan kurus, feby orang yg doyan makan, doyan makan dalam arti gadis ini selalu bersemangat melahap makanan yg sdh tersedia untuknya, dengan suapan yg begitu lebar seperti suapannya mas widya. Melihat cara feby berjalan dan makan,  terkadang muncul pikiran bahwa feby seperti terlahir salah, seharusnya dia terlahir sebagai cowok.

Pertama kali makan bareng feby terjadi setelah sidang di PN Jaksel. Berlima bersama Irawan, feby, ingrid dan tiara setelah sidang kami makan bersama di mie aceh jali-jali. feby dan tiara pesan mie aceh goreng sedangkan ingrid pesan nasi goreng. Tak lama setelah dihidangkan mie aceh di piring feby segera tandas, bersih tanpa sisa, dan sepertinya kurang, sedangkan tiara tidak cocok dengan rasa mienya dan ingrid sdh terlanjur bete karena nasgornya datang terlambat. dan feby jaim ketika ditawarin untuk nambah makanan, "tidak pak, tks, sdh kenyang" .... padahal mata dan perutnya menunjukan keinginan yang berbeda, masih lapar maksudnya.....hehehehhee

Hampir setiap hari feby membawa bekal makan siang dari rumah yang merupakan masakan ibu tercinta. Dan tak lupa dipamerkan kesemua temannya tapi tanpa mau membaginya, betul-betul sebuah kombinasi, suka pamer, pelit dan egoisnya si anak bungsu....eh namanya kakak harus mengerti dong soal adiknya.

Feby gadis yang cerdas, atau setidak-tidaknya tampak cerdas. suka bertanya bahkan tentang hal-hal yang gak penting, dan tdk pernah kehabisan pertanyaan serta tak pernah puas atas semua jawaban. Salah satu bukti dia cerdas, feby meraih nilai terbaik pada post test pelatihan praktek beracara. Tidak pernah mau kalah dan mengalah, suka berdebat sekaligus seakan mengajak berantem teman bicaranya.

Feby paling dekat dengan Ingrid, mereka dapat saling mengisi, bahkan seperti adik kakak. Mereka berdua paling suka berantem dengan tiara, mereka bertiga jika bertemu seperti tom and jerry, ribut tentang hal-hal yang tidak jelas dan selalu tiara yang jadi korbannya....tapi gak salah juga kok tiara memang layak dikorbankan.... Hehehehehe. (Maaf tiara .... cuma bercanda kok)

Pernah tahu sebuah judul film di masa lalu yang berjudul ”yang muda yang bercinta”? kisah anak muda masa kini, tak akan sedap tanpa bumbu romantisme cinta, masa mencari dan menemukan pasangan atau jodoh, demikian juga Feby . Setelah sempat naksir heber namun ditolak (entah ini gosip atau beneran, yang jelas info ini tidak boleh dipertanggungjawabkan ya....hihihihi), feby akhirnya dapat pacar juga. Itupun muncul kecurigaan bukan aidil yg nembak feby tapi feby yg maksa aidil mau jadi pacarnya, hihihihihi (benar tidak feb?) ..... Restu kedua orang tua sdh didapatkan, kalau semua lancar tinggal nunggu undangan, kalaupun tidak ya harus menunggu....

Akhir kisah.....

Tak banyak yang bisa diceritakan, karena ini adalah sebuah kisah kulit ari yang tipis (maksudnya penulis hanya mengenal sebentar dan tahu sedikit tentang feby....)

smoga sukses di padang, hati-hati dirantau karena jauh dari keluarga tetapi dekat pacar.....kalau sdh bosan dengan padang dan segala pernak-perniknya, jangan lupa minta pindah ke jakarta, dan jangan lupakan bekasi dengan planet uranus...

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan