Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Puisi | Aku dan LSM (Lelaki Sampan Menyepi)

12 September 2019   09:04 Diperbarui: 12 September 2019   09:23 123 28

Ketika purnama lelaki sampan menarikku dari keramaian, mendudukkanku di tempat paling tinggi, jauhi tangan-tangan kotor meraih tubuh, terlihat tangan-tangan menggapai.

Lelaki sampan menyimpan buliran airmataku, tersembunyi entah dimana, lelaki sampan tak ingin airmata menggenangi mataku, memberi senyuman pada bibir mengenyahkan airmata.

Di puncak bukit tertinggi terlihat manusia bertaring menari tak Terarah, semakin kuat semakin liar perlahan tubuh mereka koyak, mereka tertawa terbahak-bahak tak menyadari menari dalam genangan darah mereka sendiri.

Diatas puncak bukit tertinggi aku dan lelaki sampan diam terpaku, melihat mereka tenggelam dan menghilang.

ADSN1919

KEMBALI KE ARTIKEL