Mohon tunggu...
KOMENTAR
Ekonomi

Mahasiswa KKN Desa Kertajati Dorong Warga Tingkatkan Jiwa Wirausaha dan Manfaatkan Potensi Lokal

16 Agustus 2019   13:30 Diperbarui: 16 Agustus 2019   13:43 13 1

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakan roda perekonomian Indonesia, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja yang tinggi dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Peluang UMKM pada masa sekarang tumbuh semakin pesat dengan tingkat persaingan yang cukup ketat. Maka dari itu diperlukan adanya inovasi yang meciptakan peluang baru dalam bidang UMKM.

Dalam upaya memfasilitasi warga Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dalam usaha meningkatkan jiwa kewirausahaan dan pemanfaatan potensi lokal, Mahasiswa KKN IPB dan UNMA di Desa Kertajati mengadakan Workshop "Sosialisasi UMKM & Demo Masak Semangka inul" yang dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2019 bertempat di Balai Desa Kertajati. Workshop dihadiri oleh Perangkat Desa dan ibu-ibu PKK setempat serta pemateri dari Dinas Koperasi dan UMKM yaitu Bapak Iwan Kusmana dan dari mahasiswa IPB. Bapak Iwan Kusmana memberikan materi tentang "Menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta menjelaskan produk olahan yang laku dipasaran", sedangkan materi dari mahasiswa IPB yaitu "inovasi produk olahan khas Majalengka yaitu Semangka inul".

Setelah beberapa hari berada di Majalangka tepatnya di Desa Kertajati dan melakukan observasi mahasiswa KKN IPB -- UNMA menemukan salah satu produk khas dari Desa Kertajati yaitu Semangka Inul. Semangka Inul tersebut biasanya dijual dalam bentuk buah Semangka saja, kemudian mahasiswa KKN memiliki inovasi untuk melakukan pengolahan pada buah Semangka Inul tersebut menjadi beberapa Olahan, dengan tujuan setelah dilakukan pengolahan menimbulkan nilai tambah dari suatu produk. Semangka inul dibuat menjadi beberapa produk olahan, dengan memanfaatkan buah serta kulitnya yaitu selai semangka dan permen jelly semangka yang terbuat dari buah semangka. Sedangkan dari kulit semangka dibuat bola kulit semangka dan permen jelly kulit semangka. Pembuatan produk olahan semangka cukup mudah, namun untuk permen jelly harus di jemur sekitar 3-4 hari.
Tingginya minat ibu-ibu PKK di Desa Kertajati dalam mengikuti kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme mereka dalam menanggapi materi yang diberikan sehingga kegiatan Workshop dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.
 
" Sebagai mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) IPB dan UNMA dengan adanya kegiatan Workshop ini berharap dapat membantu warga Desa Kertajati untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan menciptakan peluang usaha yang baru dengan memanfaatkan potensi yang ada di Majalengka terutama di Desa Kertajati sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian warga Desa Kertajati." ujar Ketua Pelaksana Workshop, saat dimintai keterangan tentang workshop "Sosialisasi UMKM&Demo Masak Semangka inul" di Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Rabu (17/7).

KEMBALI KE ARTIKEL