Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Mejelang Tengah Malam

9 Juli 2020   23:45 Diperbarui: 9 Juli 2020   23:33 28 11

Detak jarum jam setia menemani
Mengiringi sepi dalam rajutan malam menuju kelam
Hampa,, kosong tanpa makna
Lebur dalam dingin yang menusuk sampai ke sumsum
Cerita demi cerita tergambar bak layar bioskop
Memaksa hati kembali ke celah yang tak diharapkan
Pada akhirnya diri kembali ke bilik sepi
Sendiri..
Meraup semua asa dan rasa
Yang tak pernah dihargai

KEMBALI KE ARTIKEL