Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Sebuah Nasihat seperti Cahaya

17 Juni 2021   06:09 Diperbarui: 17 Juni 2021   18:43 48 3

Penulis : Hanif Ahmad

Anah Lajnah :
Abah nasehat lagi dong buat Anah, paling suka pokoknya kalau mendengar nasehat Abah, rasanya Anah tak mau pergi. Ingin terus ngobrol sepanjang waktu dengan Abah.

Abah Nata :
Mau nasehat apa Anah ?

Anah Lajnah :
Tentang kehidupan rohani Abah setelah kita meninggal itu seperti apa ?

Abah Nata :
Yaa, itu pertanyaan yang sangat penting Anah, karena meyakini adanya kehidupan setelah kematian akan mewarnai seseorang dalam menjalani ibadah di dunia ini.

Anah lajnah :
Jadi kehidupan setelah mati itu seperti apa menurut Abah ?

Abah Nata :
Pertama-tama kita perhatikan dulu kehidupan jasmani bahwa ada tiga sumber yang sangat penting ketika kita hidup di alam jasmani ini. Adanya udara, air dan cahaya.

Anah lajnah :
Iya Abah !

Abah nata :
Udara adalah kebutuhan paling vital Anah, karena hanya dengan udara kita bisa bernafas, kalau tidak bernapas jantung juga berhenti dan itulah kamatian. Kemudian udara ini sangat penting untuk penyempurnaan proses alami tumbuhan. Bagaimana buah bisa matang kalau tidak ada udara.

Anah lajnan :
Iya Abah, Anah mengerti.

Abah Nata :
Kemudian air, betapa air adalah sumber penting pula, karena dari air hampir semua tumbuhan atau sumber makanan membutuhkan air, bekerjasama dengan udara memproses segala hasil tumbuhan.

Anah Lajnah :
Iya Abah.

Abah Nata :
Yang ketiga adalah cahaya, karena cahaya kita bisa saling kenal, kerana cahaya kita mengetahui arah jalan yang benar, karena cahaya kita bisa memandang berbagai keindahan di dunia ini. Perpaduan udara, air dan cahaya, bagian penting dalam proses terciptanya sumber makanan.

Anah Lajnah :
Terus hubungannya dengan kehidupan setelah mati apa Abah ?

Abah nata :
Demikianlah Anah, dalam kehidupan jasmani ada tiga sumber yang sangat vital. Begitu juga di alam rohani Anah, ada tiga sumber yang sangat vital.

Anah Lajnah :
Apa tiga sumber kehidupan rohani itu ?

Abah Nata :
Ini adalah sangat penting Anah, Jika kita sudah bisa menghidupkan kerohanian kita. Maka kematian tak akan menjemput kita Anah.

KEMBALI KE ARTIKEL