Keamanan

Awas, HTI Ajak Jihad Medsos Dukung Prabowo-Sandi

8 Januari 2019   19:09 Diperbarui: 8 Januari 2019   19:15 571 2 2

Baru-baru ini, seruan jihad muncul dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organ terlarang itu menyerukan kepada jamaahnya dan umat Islam untuk jihad memenangkan pasangan Prabowo-Sandi secara online.

Dalam seruan itu, HTI mengajak umat Islam untuk menjadikan ponsel cerdas sebagai senjatanya. Tujuannya dengan menyebarkan berita apapun, termasuk hoaks, agar masyarakat memilih Prabowo-Sandi.

Seruan jihad medsos oleh HTI itu tentu saja dilarang. Sebagai WNI, maka Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa serta bernegara.

Dengan begitu, kita tidak boleh ikut kegiatan yang diinisiasi ataupun diserukan oleh HTI yang notabene merupakan organisasi terlarang di Indonesia.

Jihad media sosial itu, selain berpotensi menjadi ladang penyebaran hoaks dan fitnah, juga bisa disalahgunakan oleh HTI untuk melancarkan misinya mendukung Prabowo demi mempermudaah pendirian negara Khilafah.

Untuk itu, masyarakat harusnya membentengi diri dari berbagai kedok HTI. Jangan sampai tertipu dengan gaya politiknya.