Mohon tunggu...
kkn umngembeh
kkn umngembeh Mohon Tunggu... KKN UM Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Kab. Mojokerto merupakan kuliah kerja nyata di bawah nangungan LP2M Universitas Negeri Malang

KKN UM Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Kab. Mojokerto merupakan kuliah kerja nyata di bawah naungan LP2M Universitas Negeri Malang.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Wujudkan Desa Agro Lestari, Mahasiswa KKN UM Lakukan Penanaman TOGA di Desa Ngembeh, Dlanggu, Mojokerto

7 Juli 2019   20:15 Diperbarui: 7 Juli 2019   20:16 28 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Wujudkan Desa Agro Lestari, Mahasiswa KKN UM Lakukan Penanaman TOGA di Desa Ngembeh, Dlanggu, Mojokerto
img-20190701-wa0013-5d21ef590d82300afc33bda2.jpg

(Selasa, 02/07), kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM)  yang bertempat di Desa Ngembeh melakukan penanaman tanaman TOGA sebagai salah satu upaya mewujudkan Desa Ngembeh sebagai Desa Agro Lestari.  Desa Ngembeh merupakan salah satu desa di Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Desa Ngembeh ditunjuk sebagai perwakilan kecamatan Dlanggu mengikuti lomba "Desa Agro Lestari" se Kabupaten Mojokerto. Program Desa Agro Lestari merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan desa yang bersih dan lestari sehingga menciptakan desa yang peduli dengan lingkungan, membangun budaya ramah lingkungan dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam . Wilayah di Dusun Ngembeh  khususnya di RT 09 masih memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, sehingga pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan dapat terlakasana dengan baik yaitu salah satunya dengan penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Untuk menciptakan Desa Agrolestari , kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM)  yang bertempat di Desa Ngembeh menanam bunga matahari dan terong di sepanjang jalan RT 09 Dusun Ngembeh lalu dilanjutkan dengan penanaman TOGA yang terdiri dari beberapa jenis tanaman diantaranya jahe merah, kunyit, ,sambung nyawa, kumis kucing, kencur, lidah buaya , daun sirih merah dan lain sebagainya. Serta beberapa jenis sayuran yaitu terong, tomat, pakcoy dan cabai.

Harapannya dengan adanya Program Desa Agro Lestari ini, lingkungan desa menjadi indah dan hijau serta TOGA dapat dikembangkan masyarakat desa khususnya ibu-ibu PKK dan karang taruna  menjadi tanaman obat secara individual dan memanfaatkannya sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga serta masyarakat dapat mengenal tanaman-tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mencegah penyakit-penyakit ringan sebelum memutuskan pengobatan medis yang menggunakan obat-obatan kimia.

VIDEO PILIHAN