Mohon tunggu...
KKN UM DUWET KRAJAN
KKN UM DUWET KRAJAN Mohon Tunggu... Mahasiswa - Program MBKM UM KKN Tematik

MBKM Membangun Desa KKN-Tematik UNIVERSITAS NEGERI MALANG Desa Duwet Krajan 2021/2022

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Peningkatan Pemahaman Pemerintah Desa Duwet Krajan tentang Pentingnya Sistem Pengendalian Internal dan Bahaya Fraud

8 Januari 2022   20:14 Diperbarui: 8 Januari 2022   20:23 414
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kabupaten Malang (08/1). Kelompok MBKM Membangun Desa Universitas Negeri Malang 2021/2022 telah melaksanakan program kerja yang ditujukan untuk perangkat desa di Desa Duwet Krajan. Program kerja tersebut bertajuk "Sosialisasi Pentingnya Sistem Pengendalian Internal dan Bahaya Fraud di Pemerintahan Desa".

Program kerja tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1 Akuntansi, yaitu: Gracia Angelina Nawang Wulan, Ahmad Hikami, Intan Dilla Sabilah, Tioryta Grasella Sijabat, Gusti B'tari Artichah, Gita Gloria Christy, Dania Anitsa, Alfi Rosyidah Hamim, Fera Pebriyanti, Ajeng Purbaningrum, Uswatur Rizkiyah, Sayyid Achmad Abdillah, dan Faridah Puteri Permatasari.

Dokpri
Dokpri

Program kerja dilaksanakan dengan dua tahap agar materi pembahasan dapat tersampaikan dan diterima dengan baik. Sosialisasi tahap pertama difokuskan pada pemberian materi tentang dasar-dasar Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Bahaya Fraud di Pemerintah Desa. Sosialisasi tahap kedua akan difokuskan pada diskusi, evaluasi, dan tanya jawab mengenai pelaksanaan birokrasi di Desa Duwet Krajan.

Tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (6/1) bertempat di kediaman Kepala Desa Duwet Krajan. Materi pertama berupa Pentingnya Sistem Pengendalian Internal di Pemerintahan Desa yang disampaikan oleh Bapak Tomy Rizky Izzalqurny, S.E., M.S.A.

"Sistem yang baik akan menghasilkan tata kelola dan kinerja yang baik di pemerintah desa." Terang Pak Tomy saat memberikan materi pada perangkat desa yang hadir. Beliau menyebutkan bahwa pemerintah desa harus menerapkan sistem pengendalian internal yang baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat.

Dokpri
Dokpri

Tahap kedua dilaksanakan pada Rabu (12/1) bertempat di Balai Desa Duwet Krajan. Dilihat dari jumlah peserta, sosialisasi pada tahap kedua dihadiri lebih banyak perangkat desa. "Saya rasa penting untuk mengikuti sosialisasi ini karena memperkaya pengetahuan dasar saya agar nantinya dapat melayani masyarakat dengan baik dan benar". Ucap Pak Dul selaku Kepala Dusun Duwet Krajan saat ditanya mengenai motivasi keikutsertaannya.

Dokpri
Dokpri

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Tomy atas materi yang telah disampaikan. Kami para perangkat desa memperoleh ilmu dan bekal untuk nantinya lebih memperbaiki dan mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan sebelumnya." Ucap Pak Mujahidin saat menyampaikan pesan dan kesan mengenai acara sosialisasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun