Mohon tunggu...
KKN_UM Cepoko
KKN_UM Cepoko Mohon Tunggu... MAHASISWA KKN UM 2019

KKN UM CEPOKO 2019

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Desa Terjaga dengan Toga

17 Juni 2019   21:32 Diperbarui: 17 Juni 2019   21:34 0 0 0 Mohon Tunggu...
Desa Terjaga dengan Toga
w-5d07a32e3ba7f77adb639b62.jpg

Senin, 17 Juni 2019 mahasiswa KKN desa Cepoko melakukan penanaman toga. Tanaman toga atau yang sering disebut dengan tanaman obat keluarga, tanaman yang di budidayakan di sekitar lingkungan rumah berkhasiat sebagai obat alternatif. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Negeri Malang menjalankan program kerja tanaman toga untuk menumbuhkan minat masyarakat. 

Untuk menanam taman ini dilakukan dengan mendata tanaman obat yang akan ditanam dan di tentukan khasiat tanaman yang diharapkan. Beberapa tanaman yang ditanam diantaranya adalah jahe merah, kunyit, serai, daun dewa, keci beling, binahong, lavender, lidah buaya, cocor bebek, sirih merah dan lain sebagainya. 

Penanaman di mulai dengan menyiapkan lahan dan selanjutnya dilakukan pengadaan bibit kemudian ditanam dilahan secara gotong royong oleh anggota perangkat desa dan mahasiswa KKN. 

Sehingga kegiatan yang dilakukan dapat berjalan efektif dan efisien, setelah melakukan penanaman dilakukan lebelisasi nama tanaman yang ditanam sehingga dapat menambah wawasan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan tanaman tersebut.

q-5d07a3230d82305f4d0e92c2.jpg
q-5d07a3230d82305f4d0e92c2.jpg

Pengetahuan mengenai tanaman obat keluarga dalam kehidupan masyarakat menjadi salah satu unsur penting baik sebagai sumber makanan maupun sumber medis. Tanaman tersebut menjadi salah satu alternative penyembuhan penyakit tertentu yang sudah digunakan secara turun-menurun melalui studi pengobatan tradisional dengan pengetahuan asli penduduk. Tanaman obat keluarga sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Cepoko. 

Mengungat letak wilayah desa tersebut sangatmendukung adanya embudayaan tananaman obat keluarga, hal tersebut juga dapat membuat pekarangan rumah masyarakat menjadi lebih bermanfaat. Masyarakat secara tiidak langsung melakukan penghematan terhadap bidang ekonomi serta menghindari efek jangka panjang pengonsumsian obat-obat kimia.