Ang Tek Khun
Ang Tek Khun digilifepreneur

A popular, psychological view and stories about daily life.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Kompasianer Bagai Kijang Lepas di Pabrik Federal Oil

10 September 2015   07:27 Diperbarui: 10 September 2015   07:49 377 11 8

[caption caption="Dokumentasi Pribadi"][/caption]

Sebanyak 30 Kompasianer bergegas turun dari bus yang membawa mereka dari Bentara Budaya Jakarta (BBJ) hingga tiba di area pabrik Federal Oil yang terletak di Kawasan Industri Pulogadung Cakung, Jakarta Timur. Tak kalah riangnya, bagai serombongan rusa menemukan padang rumput dan sumber air, satu persatu Kompasianer turun dan berhamburan menangkap objek pertama melalui lensa kamera smartphone dan kamera lainnya.

Tumpukan oli dalam kardus-kardus yang siap dimuat ke dalam mobil untuk didistribusikan, bagai artis tenar menjadi sasaran pertama yang dikerumuni. Berbagai gaya dan jurus untuk mendapat angle terbaik dan terunik digunakan dengan leluasa.

[caption caption="Tumpukan oli siap kirim pun bak artis jadi jadi objek pemotretan"]
[/caption]

Bergerak ke pelataran di depan lobi, tampak kru tuan rumah sedang sibuk menata-nata. Belum selesai memang, namun sampai di sekitar situ, banner-banner yang memperkenalkan Federal Oil yang sudah terpasang, kembali menjadi sasaran tembak kamera.

Ramah dan dengan senyum manis, para punggawa tuan rumah mengulurkan tangan untuk menyalami satu persatu Kompasianer sambil mempersila masuk ke lobi untuk mengisi presensi. Namun alih-alih berjalan lurus menuju meja presensi, baru juga melangkah konsentrasi jalan langsung berubah saat melihat interior desain menarik dan atraktif dalam memperkenalkan Federal Oil.

Pembubar konsentrasi utama apa lagi bila bukan sosok motor Xavier Simeon dari tim Gresini Racing yang nangkring gagah. Alhasil, sekujur tubuh motor ini ditelanjagi habis-habisan oleh jepretan kamera dari berbagai arah. Decak kagum, komentar-komentar pendek menjadi lagu riuh yang menghidupkan suasana.

[caption caption="Ibu Erika Dianasari, Bapak Rais Rahman, dan Bapak Prasetyo Budiono."]

[/caption]

Selepas mengisi presensi, satu persatu tamu dipersilakan naik ke meeting room di lantai atas. Di ruangan ini, bergabung dengan para jurnalis dari berbagai media, termasuk kru TV, acara utama dihelat. Dimulai dari sesi pengetahuan dasar mengenai penggunaan pelumas, perbedaan pelumas mineral dan sintetik, perkenalan produk, hingga performa terbaik yang dikontrbusikan oleh pelumas yang disampaikan oleh Bapak Rais Rahman selaku pemangku tugas Lab, R&D dan Blending plant. Turut pula memberi sambutan Bapak Prasetyo Budiono selaku Plant Manager dan Ibu Erika Dianasari yang memegang peran sebagai GM Marketing.

Peninjauan Pabrik

Kelanjutan dari sesi ini adalah peninjauan ke pabrik, di mana peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan diantarkan ke berbagai titik. Saya ikut dalam rombongan kecil yang dipimpin oleh Bapak Rais Rahman. kami menginvestasikan banyak waktu di depan laboratorium yang tampak dari luar melalui jendela kaca.

[caption caption="Bapak Rais Rahman sedang bercerita."]

[/caption]

Sesuai dengan jabatannya dan dengan latar belakang lulusan Teknik Kimia, serta pengalaman bekerja sejak di PT. Federal Karyatama sejak 2004, Bapak Rais Rahman dengan fasih menceritakan aktivitas-aktivitas utama di dalam lab. Selain melakukan uji materi (kontrol kualitas) dan membangun produk-produk baru, di sini ternyata juga melakukan berbagai pengamatan terhadap oli-oli palsu, terutama yang menumpang pada brand Federal Oil.

[caption caption="Asyik mendengarkan kisah dari Bapak Rais Rahman"]

[/caption]

Dari Bapak Prasetyo Budiono saya memperoleh kisah bahwa PT. Federal Karyatama memiliki dua pabrik. Semula ada pembagian tugas produksi yang berbeda. Pabrik yang satu memproduksi oli-oli untuk motor nonmatik, sementara pabrik satunya oli-oli matik. Namun seiring pertumbuhan usaha yang menuntut peningkatan produksi, pembagian ini tidak lagi rigid.

Di masing-masing pabrik, kisah Bapak Prasetyo Budiono, berlangsung durasi kerja dalam dua sif. Dua sif ini, sudah memenuhi kebutuhan sehingga peluang sif ketiga tidak digunakan. Sebenarnya tidak sulit untuk membuka sif ketiga karena pengerjakan produksi hampir seluruhnya sudah otomatisasi oleh unit-unit robot. Apabila ada kebutuhan yang mendesak, mereka menempuh cara perpanjangan waktu kerja (lembur) pada kedua sif.

Endurance Journey 2015

Usai santap siang, diisi dengan sesi pamungkas, berupa pemaparan tentang program Endurance Journey. Tidak tanggung-tanggung Bapak Patrick Adhiatmadja selaku CEO turun dalam sesi ini didampingi Bapak Bayu Suryawan, pemangku jabatan General Manager Research and Development (R&D).

[caption caption="Bapak Patrick Adhiatmadja selaku CEO didampingi Bapak Bayu Suryawan"]

[/caption]

Uji produk ini berupa touring lintas Sumatera-Jawa dari 25 Agustus hingga 4 September 2015, melibatkan tim dari media Motor Plus. Motor-motor menggunakan oli Federal ini, diajak menempuh Banda Aceh-Jakarta yang melahap jarak lebih dari 3.514 km. Rute yang ditempuh terbagi dalam 5 etape, yaitu Aceh-Medan, Medan-Riau, Riau-Jambi, Jambi-Palembang, dan Palembang-Jakarta. Kecuali etapi kelima yang memakan waktu tiga hari, etape-etape lain menggunakan waktu dua hari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2