Gayahidup

Perlukah Prasangka?

9 September 2018   19:08 Diperbarui: 9 September 2018   19:11 312 2 0

Prasangka yaitu membuat sebuah keputusan sebelum mengetahui fakta yang relevan mengenai objek tersebut.Awalnya istilah ini merujuk pada penilaian berdasarkan penilaian seseorang sebelum memililki informasi yang relevan yang bisa dijadikan dasar dari penilaian mengenai objek tersebut.

Apakah kita memerlukan orang lain untuk hidup? Kita sebagai manusia pasti membutuhkan orang lain untuk bisa meneruskan/melanjutkan kehidupan kita. Tapi untuk bisa meneruskan hidup kita  memerlukan orang yang bisa kita percayai untuk itu.Jadi perlukah prasangka? Menurut jawaban kami adalah IYA, karena kita mengetahui bahwa orang yang kita percayai telah berbuat curang atau telah menghianati kita. Sehingga kita mempunyai prasangka terhadap orang tersebut tetapi kebenarannya masih belum diketahui. Apakah itu benar atau salah? Dan seperti yang kalian tahu bahwa kita memiliki perasaan prasangka yang kuat dan juga berlebihan oleh sebab itu dapat kita simpulkan bahwa kita masih memerlukan perasaan prasangka tersebut.

Rasa prasangka masih kita pakai dalam kehidupan kita untuk bisa memenuhi kebutuhan tanpa adanya suatu kecurigaan atau kekurangan. Contohnya kita membeli buah yang ada di suatu pasar dan ketika kita melihat buah tersebut ada yang kurang matang.

Saya bertanya kepada penjual buah, "Pak, buah ini sepertinya kurang matang".

Tetapi kata si penjual tersebut "Pak, buah ini sudah matang ".

Padahal kita mengetahui bahwa buah tersebut kurang matang. Sehingga hal tersebut akan membuat prasangka kita muncul. Dalam hal ini kita dapat menggunakan perasaan prasangka yang kita miliki di dalam diri kita. Tetapi perasaan prasangka itu muncul ketika kita merasa dibohongin atau sesuatuperasaan yang tidak benar. Untuk itu kita dapat merasakan ada yang tidak benar terhadap orang tersebut kepada diri kita.

#KevinR&Jessica

#Smd28082018