Mohon tunggu...
Aan Sugita
Aan Sugita Mohon Tunggu... Freelancer

Yang enak aja

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Derita Hidup di Hutan Kabut Perusahan Kelapa Sawit Indonesia

22 September 2019   01:04 Diperbarui: 22 September 2019   01:15 0 1 0 Mohon Tunggu...

Mewakili atupun tidaknya tulisan ini dalam pandangan seseorang mungkin itu tidak menjadi urusan saya
ini hanya sekedar tulisan yang bersumber dari pengalaman sendiri sebagai orang yang tingal dan menetap
di daerah yang sangat rawan kebakaran lahan setiap tahunnya berulang dan terus berulang sampai habis hutan dan manusianya
Seperti yang di ketahui bahwa indonesia memiliki hutan gambut yang sangat luas baik di daerah sumatera, Kalimantandan sulawesi, Yang membuat prihatin setiap di tiga pulau ini menjadi langan rutin setiap tahunnya di ibaratkan tamu bulanan
wanita yang datang bikin sakit kepala sampai pengen ngejitakin kepala orang begitu juga kalo kebakaran hutan gambut di indonesia
yang bikin orang sakit kepala sampai bikin status Pray sumatera, Pray Kalimantan & Pray Sulawesi demi apa coba demi dapat like di sosial media

Ada juga yang aksi dan menyanyikan himne seolah-olah dia adalah orang yang paling bersih dengan aroganya mengecam berbagai pihak
kerja tidak becus, lengserkan atau minta rubah undang-undang dengan mengatakan bahwa undang-undang tersebut tidak berpihak kepada masyarakat, setelah pulang aksi tetap aja molor dan tidak ada Followup lagi, Apa kebekaran tersebut padam dengan aksi di depan kantor pejabat publik tentunya tidak bukan Tidak ada yang turun langsung kelapangan dengan meminta kepada pemerintah menyediakan akomaodasi dan keperluan di lapangan agar kahutla tersebut segera selesai

Saya sendiri tidak pernah membenci atupun mengecilkan orang-orang yang melakukan aksi terbukti juga pemerintah akhirnya turun tangan dengan segera di perbaiki namun sekarang kita tidak berbicara tentang aksi melainkan api jika tidak pakai air tidak bakal mungkin padam tidak cukup sekedar teriak di depan kantor pejabat yang tidak bakal mendengarkan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa hukuman dan undang-undang kita hanya berkeadilan untuk orang yang punya relasi dan hepeng
sebagai orang yang hanya tamat sekolah menengah atas dan tidak terlalu mengerti pasal dan undang-undang jikapun ada palingan
beberapa pasal yang sumbernya dari TV, Situs Web Di Internet dan Tidak sengaja lihat postingan status facebook orang itu saja

Solusi dari kami kerena kami orang awam yang tidak tahu apa-apa sebaiknya jika ada perusahaan yang melangar dan baik terbukti ataupun tidak asal kebekaran bersumber dari lahan mereka cabut izin operasi dan hentikan semua kegiatan di lahan tersebut baik penanaman ataupun rutinitas kerja
kenapa harus di cabut, Jawaban dari orang awam cuma 1 mereka tutup mata baik penangan ataupun pembiayaannya yang rugi siapa
negara jugakan, Yang di mana biaya sebelumnya untuk pembangunan ataupun pengerjaan proyek pemerintah lainnya harus tertahan gara-gara
harus membiayai masalah kahutla ini, Untuk pejabat publik titipan kami di kursi panas dan ruangan ber-AC jika ada perusahaan
yang seperti ini baik terbukti melakukan buat blacklist untuk perizinan dan minta ganti rugi atas kelakuan mereka, Jika itu perusahaan asing blacklist
untuk mendapatkan izin usaha dan operasi. jangan gara-gara perusahaan asing yang bakar lahan di indonesia malah negara asal perusahaan tersebut menyalahkan indonesia gara-gara kabut asap

Jangan bermimpi indonesia adalah tanah surga, katanya kalo negara/pemerintah daerah tidak berani memblacklist perusahaan yang menjadi akar masalah,Saya merupakan salah satu orang yang lahir dan menetap di salah satu provinsi di pulau sumatera dan terkenal sebagai salah satu daerah yang memiliki,perkebunan kelapa sawit terbesar di indonesia dan APDpun perkebunan tersebut memberikan nilai yang sanagat pantastis, Jika nilai tersebut di belikan krupuk saya yakin provinsi tersebut ketutupan ama kerupuk bukan kabut asap

KONTEN MENARIK LAINNYA
x