Edukasi

Pendekatan Teori Komunikasi Internasional

11 Oktober 2018   19:30 Diperbarui: 11 Oktober 2018   19:31 183 0 0

Pada zaman dahulu sebelum adanya era media, tidak ada satupun yang mempelajari apa itukomunikasi. Orang berkomunikasi pada dasarnya berlatar belakang dari ilmu sosiologi. Dapat dikatakan komunikasi adalah hasil turunan dari ilmu sosial dan ada sedikit ilmu politik serta ekonomi. Ilmu komunikasi muncul setelah era media berkembang seperti saat ini, teori ini masi ada kaitannya dengan sejarah perkembangan komunikasi internasional.

Komunikasi intrnasional adalah bidang kajian yang terfokus pada keseluruhan proses melalui suatu data, informasi dan juga riset yang mengalir dari batas-batas negara. Subyek ini terdiri dari struktur arus yang terbentuk. Aktor yang ikut terlibat didalamnya, sarana yang akan digunakan atau yang sedang digunakan serta efek yang akan terjadi.

Jika media sudah dikuasai oleh negara barat maka mereka mempunyai kepentingan untuk memproduksi negara-negara tersebut untuk digunakan sebagai sebuah komoditas, yang disebut globalisasi yaitu ketika setiap orang di berbagai belahan dunia dapat saling terhubung atau terkoneksi dengan satu lainnya tampa adanya suatu batasan sehingga dapat saling berkomunikasi dengan negara mana saja.

Seperti yang sudah kita ketahui secara luas komunikasi internasional adalah peranan yang penting dalam memperkuat kesatuan serta kemajuan suatu negara, karena itu dapat diartikan posisi suatu negara didalam dunia internasional sangat ditentukan oleh seberapa jauh negara tersebut dapat menjalankan komunikasi internasional dengn baik. Didalam dunia internasional saling bertukar informasi sertateknologi terbaru teramat diperlukan bahkan tidaka hanya itu setiap negara dapat mengetahui permasalahan yang sedang terjadi oleh negra maju maupun negara berkembang.

Didalam pendekatan pendekatan teori komunikasi internasional ada beberapa teori-teori pendekatan yaitu seperti teori pendekatan free flow information atau juga disebut dengan sebagai arus bebas informasi. Arus bebas informasi adalah setiap orang dapat atau behak mendapatkan informasi sehingga orang dapat mengetahui apa saja yang belum diketahui, bukan hanya itu saja media juga dapat untuk menyebarkan informasi dengan bebas tanpa ada batasan. Keterbukaan terkait informasi tentu dapat menguntungkan bagi pihak yang ingin dengan mudah mencari atau mengetahui beberapa infomasi dan juga dapat memperluas komunikasi internasional.

Terdapat juga pendekatan moderenisasi  teori ini pada awalnya terjadi di negara barat contohnya Amerika dan Eropa dimana kedua negara tersebut adalah negara berkembang, kedua negara yang sedang mengalami perkembangan yang kian pesat karena didukung oleh tingkat pertumbuhan serta perkembangan teknologi yang sangat maju secara singkatnya teori moderenisasi yaitu proses yang terjadi dari kondisi yang masih tradisional menuju modern.

Pendekatan depedensi yaitu suatu keadaan yang dimana kehidupan ekonomi negara tertentu dipengaruhi oleh perkembangan daari perkembangan ekonomi negara dimana egara tertentu hanya berperan sebagai penerima akibat saja. Tentu saja ha ini akan mengakibatkan adanya ketergantungan anatar negara berkembang yang tergantung pada  negara maju.

Selanjutnya ada pendekatan structural imperal yaitu merupakan teori yang menjelaskan negara maju memiliki kekuasaan dalam media, sampai saat ini media dipergunakan sebagai alat penyebarluasan informasi secara bebas dari negara ke negara lainnya.

Pendekatan hegemony suatu bentuk kekuasaan dimana media dikuasai oleh negara yang maju sehingga diartikan negara maju adalah pemilik dari media tersebut. Negara maju dapat dengan mudah mempengaruhi, membagi infornasi secara luas sehingga dapat diterima sebagai suatu yang amat wajar.

 Itulah beberapa pendekatan yang menggambarkan bahwa teori diatas banyak menguntungkan bagi negara-negara yang sudah maju dan membantu negara berkembang agar lebih maju.